Exchange Web Services Bakal Dihentikan Microsoft 3 Tahun Lagi

0

Bagi Anda yang belum mengetahui tentang Exchange Web Services (EWS), EWS adalah API lintas platform yang dirancang untuk memungkinkan aplikasi mengakses item kotak surat seperti pesan email, rapat, dan kontak dari Exchange Online, Exchange Online sebagai bagian dari Office 365, atau versi Exchange di tempat mulai dari Exchange Server 2007. EWS cukup banyak digunakan pada saat perangkat Windows Mobile masih digunakan dan hingga saat ini.

Meskipun EWS cukup berguna, Tim Exchange Microsoft baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan dukungan untuk EWS dalam tiga tahun ke depan. Pada tahun 2018 yang lalu, Microsoft mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mengirimkan pembaruan fitur untuk EWS di Exchange Online.

Mulai 1 Oktober 2026, Microsoft akan mulai memblokir permintaan EWS dari aplikasi non-Microsoft ke Exchange Online. Namun, perlu dicatat bahwa perubahan ini hanya akan berlaku untuk Microsoft 365 dan Exchange Online (semua lingkungan).

Microsoft mengonfirmasi bahwa perubahan ini tidak akan memengaruhi EWS di Exchange Server. Outlook untuk Windows atau Mac, Teams, atau produk Microsoft lainnya akan terus berjalan seperti biasa meskipun ada perubahan Exchange Online. “Meskipun ada pengumuman hari ini, EWS masih tersedia dan didukung untuk digunakan di lingkungan produksi. Tetapi kami sangat menyarankan untuk bermigrasi ke Microsoft Graph untuk mengakses data Exchange Online dan mendapatkan akses ke fitur dan fungsionalitas terbaru,” kata Tim Exchange Microsoft.

Meskipun masih ada banyak waktu tersisa hingga Microsoft menarik dukungan untuk EWS, pengembang disarankan untuk beralih ke Microsoft Graph untuk menghindari ketidaknyamanan.

Microsoft menyoroti bahwa mereka memahami bahwa ada “beberapa celah fitur” antara EWS dan Microsoft Graph dan selanjutnya menambahkan bahwa mereka sedang berusaha untuk menjembatani celah tersebut. Namun, Microsoft menyatakan bahwa ada kemungkinan tidak semua fitur akan tersedia di Microsoft Graph.

Tim Exchange Microsoft mencantumkan celah fitur berikut sebagai yang paling sering dilaporkan oleh pengembang:

  • Akses ke Kotak Surat Arsip – Microsoft sedang bekerja untuk memberikan akses ke kotak surat arsip melalui Microsoft Graph dan akan memberikan jadwal yang diperbarui dalam beberapa bulan mendatang.
  • Informasi Terkait Folder / Konfigurasi Pengguna – Microsoft sedang berfokus mengerjakan fitur-fitur ini dan akan memberikan jadwal yang diperbarui dalam beberapa bulan mendatang.
  • Manajemen Exchange Online – Microsoft sedang menyelidiki solusi untuk ini dan akan memberikan jadwal yang diperbarui dalam beberapa bulan mendatang.
  • Akses ke Folder Publik – Microsoft sedang meninjau kebutuhan untuk menyediakan akses aplikasi pihak ketiga ke folder publik Exchange Online melalui Graph API dan tertarik untuk mendengar dari pelanggan dan mitra yang membangun solusi yang menggunakan folder publik, selain solusi pencadangan dan pemulihan.

Microsoft Graph adalah API RESTful yang menyediakan akses ke data dan sumber daya layanan Microsoft Cloud. Microsoft Graph memberikan model pemrograman terpadu yang dapat Anda gunakan untuk mengakses sejumlah besar data di Microsoft 365, Windows, dan Enterprise Mobility + Security.

Bagi pengembang yang ingin membangun aplikasi yang dapat berintegrasi dengan Exchange Online, Microsoft Graph adalah pilihan yang jelas. Microsoft Graph memiliki banyak keunggulan dibandingkan EWS, termasuk:

  • Modern: Microsoft Graph API dirancang menggunakan prinsip-prinsip desain RESTful modern.
  • Aman: Microsoft Graph menggunakan OAuth 2.0 untuk autentikasi dan otorisasi, yang merupakan standar industri untuk keamanan API.
  • Skalabilitas: Microsoft Graph dirancang untuk menangani volume permintaan yang tinggi.
  • Fitur yang kaya: Microsoft Graph menyediakan akses ke lebih banyak fitur dan data daripada EWS.

Sumber: Windows Central

Gambar: Microsoft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *