Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi asal Jepang yaitu Sony Interactive Entertainment. Perusahaan ini secara resmi mengumumkan rencana besar untuk masa depan industri game mereka. Mulai Januari 2028 mendatang mereka akan menghentikan seluruh produksi disc game fisik untuk Playstation. Langkah ini menandai awal dari era digital penuh untuk konsol buatan mereka.
Keputusan besar ini diambil setelah melihat perubahan minat dari para konsumen saat ini. Pihak manajemen menyatakan bahwa penjualan format digital kini sudah jauh melampaui media fisik. Data internal mencatat sekitar 85 persen game dibeli secara digital pada akhir tahun kemarin. Oleh karena itu peralihan ke arah digital dianggap sebagai langkah yang sangat alami.
Nantinya semua game baru hanya akan tersedia lewat platform PlayStation Store resmi, tidak lagi dijual dalam bentuk disc. Para peritel juga hanya akan menjual kode download digital untuk para pemain game. Namun kebijakan ini dipastikan tidak akan memengaruhi game yang sudah rilis sebelumnya. disc game lama tetap bisa dimainkan seperti biasa pada konsol pendukung.
Pengumuman ini tentu memicu berbagai reaksi keras dari komunitas gamer di internet. Banyak pemain yang merasa kecewa karena menyukai sensasi mengoleksi kotak game fisik. Mereka juga khawatir mengenai status kepemilikan penuh terhadap game yang sudah dibeli. Sebab membeli versi digital dinilai hanya seperti menyewa lisensi bermain dari perusahaan.
Kekhawatiran para pengguna tersebut sebenarnya bukan tanpa alasan yang jelas dan kuat. Baru-baru ini pabrikan tersebut menghapus ratusan judul film dari akun konsumen Eropa. Penghapusan ini terjadi secara sepihak akibat adanya masalah kontrak lisensi yang habis. Kejadian tersebut membuat publik semakin skeptis terhadap keamanan sistem distribusi digital penuh.
Selain menghentikan cakram fisik terdapat kebijakan lain yang juga cukup mengejutkan. Toko digital untuk konsol PlayStation 3 dan PS Vita akan ditutup total. Penutupan platform belanja jadul ini direncanakan bakal terjadi pada bulan Juli 2027. Alasan utamanya adalah sistem keamanan pembayaran lama yang sudah tidak memadai lagi.
Hal ini tentu menjadi sebuah ironi besar bagi ekosistem konsol tersebut. Saat akses digital untuk mesin lama dimatikan akses media fisik justru dihentikan. Para kolektor game kini mulai bergerak cepat untuk menyelamatkan data penting mereka. Langkah penyelamatan ini dilakukan sebelum toko digital tersebut benar-benar hilang dari internet.
Masa depan pasar game bekas juga diprediksi akan hancur akibat keputusan ini. Tanpa adanya media fisik perputaran jual beli game bekas dipastikan akan berhenti. Konsol generasi berikutnya kemungkinan menjadi perangkat pertama tanpa pasar game bekas. Para pemain harus bersiap menghadapi dominasi penuh harga dari toko digital resmi.
Meskipun demikian ada rumor menarik mengenai kehadiran perangkat keras konsol masa depan. Bocoran menyebutkan bahwa konsol PlayStation 6 nantinya tetap memiliki opsi penggerak cakram. Namun komponen pembaca cakram tersebut kabarnya dijual terpisah dan bersifat opsional saja. Fungsi utamanya hanya untuk memfasilitasi fitur kompatibilitas balik dengan game generasi lama.
Jika rumor itu benar maka pemilik disc lama setidaknya bisa bernapas lega. Mereka masih bisa memainkan koleksi disc PlayStation 4 dan 5 pada mesin baru. Namun jika kabar tersebut keliru para pemilik koleksi fisik akan sangat dirugikan. Industri tampaknya memang sedang dipaksa bergerak menuju masa depan yang serba digital.
Perdebatan ini mencerminkan transisi besar yang sedang terjadi di dunia hiburan modern. Banyak pihak membandingkan kondisi ini dengan tren digital pada komputer dan perangkat smartphone. Pasar digital pada kedua perangkat tersebut saat ini dinilai sudah tumbuh sangat masif. Namun ekosistem komputer memiliki kebebasan lebih dalam hal penyimpanan data secara mandiri.
Hal tersebut tentu sangat berbeda dengan sistem konsol tertutup yang dikontrol korporasi. Para pengguna konsol sepenuhnya bergantung pada pemeliharaan server dari satu perusahaan saja. Ketika server tersebut dimatikan maka hak akses permainan bisa hilang begitu saja. Kini para pencinta game hanya memiliki waktu sedikit untuk bersiap menyambut era baru.
sumber: Playstation
