Seagate Technology kembali menghadirkan inovasi dalam penyimpanan data enterprise dengan meluncurkan dua sistem JBOD terbaru: Exos 4U100 dan Exos 4U74. Perusahaan mengklaim bahwa solusi ini dirancang untuk menghadapi tantangan data masa depan, terutama di era edge computing dan kecerdasan buatan generatif.
Platform Exos 4U100 menawarkan kapasitas luar biasa, hingga 3,2 petabyte dalam satu sasis berdensitas tinggi. Menurut Seagate, ini adalah salah satu kapasitas terbesar di industri untuk enclosure tunggal. Sistem ini memanfaatkan teknologi Mozaic HAMR milik Seagate untuk mendorong densitas penyimpanan lebih besar per meter persegi dan per watt.
Sementara itu, Exos 4U74 hadir sebagai versi lebih kompak yang lebih sesuai untuk rak edge dengan kedalaman standar. Kapasitas multi-petabyte tetap dimungkinkan meski dalam form factor yang lebih ringkas. Keduanya dirancang agar mudah dikonfigurasi: mendukung hard disk SAS maupun SATA dan menawarkan zonasi yang fleksibel.
Di sisi performa, Seagate memasang arsitektur SAS-4 pada kedua sistem. Dibanding generasi sebelumnya (SAS-3), throughput data bisa dua kali lebih besar. Latensi rendah dari koneksi ini pun penting untuk beban kerja seperti AI, HPC, dan analitik real-time, terutama pada edge environment.
Tidak hanya kapasitas dan kecepatan, efisiensi energi juga menjadi fokus utama. Menurut Seagate, sistem ini bisa menghemat daya hingga 30 persen dibanding generasi lama. Selain itu, sasis 4U100 dan 4U74 diklaim punya efisiensi pendinginan hingga 70 persen lebih baik, berkat desain aliran udara yang optimal dan kontrol kipas secara dinamis.
Desain fisik juga dibuat agar mudah dipasang dan dipelihara. Sistem dirancang tanpa alat (“tool-less access”) dengan manajemen kabel internal, sehingga pemasangan dan servis jadi lebih cepat di data center maupun lokasi edge. Dari sisi keamanan, Seagate mengintegrasikan boot aman (secure boot), sertifikat Seagate Secure, serta dukungan manajemen lewat Redfish.
Keandalan juga diperkuat lewat mitigasi getaran generasi berikutnya. Teknologi ini menjaga performa tetap stabil sekalipun dalam lingkungan padat dan berat, seperti saat beban kerja AI/ML tinggi. Di samping itu, arsitektur DAS berbasis SAS menjamin stabilitas dan komptabilitas dengan infrastruktur eksisting, sekaligus mendukung kepatuhan terkait kedaulatan data.
Menurut Seagate, produk Exos 4U100 dan 4U74 sangat cocok untuk skenario di mana data perlu disimpan secara lokal, misalnya di edge, demi memenuhi regulasi atau menjaga latensi rendah untuk beban kerja AI. Melyssa Banda, SVP Edge Storage & Services di Seagate, menyatakan bahwa solusi ini bukan cuma soal menampung lebih banyak data, tetapi juga memungkinkan perusahaan menyimpan data lebih lama dan mengeksplorasi nilainya di masa depan.
Peluncuran ini datang menjelang konferensi SuperComputing (SC25), sebagai bukti komitmen Seagate untuk menghadirkan penyimpanan dengan kapasitas besar sekaligus efisiensi operasional. Dari sisi bisnis, ini bisa menjadi fondasi penting bagi perusahaan-perusahaan yang mulai mengandalkan AI generatif dan analitik terdistribusi.
Untuk peluncuran global, Seagate menyatakan bahwa Exos 4U100 dan 4U74 akan tersedia melalui mitra saluran resmi pada kuartal berikutnya.

