Perusahaan teknologi AMD meluncurkan asisten kecerdasan buatan terbaru bernama AMD Ross untuk para pengembang sistem embedded. Alat berbasis agentic AI ini dirancang khusus untuk mempermudah pekerjaan insinyur dari tahap awal hingga peluncuran. Proses pembuatan perangkat keras dan perangkat lunak kini bisa berjalan jauh lebih cepat dari siklus biasanya. Kehadiran inovasi ini membawa pendekatan baru dalam menyelesaikan berbagai kerumitan dalam alur kerja rekayasa teknologi.
Pengembang dapat berinteraksi dengan alat ini menggunakan bahasa alami untuk mencari dokumen teknis secara instan. Sistem ini juga mampu menjalankan perintah perangkat, mendeteksi kesalahan program, serta memberikan saran optimasi desain. Inovasi tersebut mendukung seluruh portofolio produk embedded milik AMD dari tingkat komponen hingga papan rangkaian.
Salil Raje selaku petinggi AMD Embedded menyatakan bahwa pengembangan sistem saat ini menjadi semakin kompleks. Insinyur harus menangani desain perangkat keras, pemrograman perangkat lunak, hingga penerapan modul AI secara bersamaan. Oleh karena itu, AMD Ross hadir mengintegrasikan seluruh alur kerja dalam 1 pengalaman kecerdasan buatan. Pendekatan terpadu ini membantu tim pengembang mewujudkan ide produk menjadi aplikasi nyata dengan waktu lebih singkat.
Asisten cerdas ini memiliki 4 komponen utama yang saling mendukung untuk meningkatkan efisiensi kerja pengembang. Komponen 1 adalah server MCP berbasis standar terbuka yang menghubungkan agen AI dengan alat pengembangan AMD. Sambungan tersebut memungkinkan sistem untuk membaca informasi teknis dan mengeksekusi perintah langsung di lingkungan kerja.
Komponen 2 berupa basis pengetahuan AMD yang berisi kumpulan dokumen panduan teknis yang telah terverifikasi. Basis data ini dapat diakses secara daring maupun luring untuk menjaga keamanan informasi dan kemudahan kerja. Komponen 3 adalah keterampilan agen berbentuk berkas terstruktur yang menyimpan pengalaman terbaik dari para ahli. Keterampilan tersebut memandu model bahasa besar dalam menyelesaikan tugas rumit seperti optimasi waktu secara otomatis.
Komponen 4 menyediakan contoh desain siap pakai yang mendemonstrasikan penerapan keterampilan agen pada aplikasi nyata. Semua elemen ini bekerja harmonis untuk mengurangi pekerjaan berulang yang sering menyita waktu para insinyur. Siklus analisis kesalahan dan perbaikan sistem juga menjadi jauh lebih ringkas dibanding metode konvensional sebelumnya.
Berbeda dari asisten pemrogram generik, solusi ini terintegrasi langsung dengan ekosistem perangkat lunak resmi AMD. Beberapa perangkat yang didukung antara lain Vivado Design Suite, Power Design Manager, Vitis, dan ChipScope. Sistem ini juga mendukung Vitis HLS, Vitis AI, ROCm AI, serta perangkat lunak Ryzen AI. Integrasi mendalam tersebut memberikan panduan kontekstual yang akurat sesuai standar teknis yang dibutuhkan para perancang.
Platform ini bersifat fleksibel sehingga pengembang bebas memilih model bahasa besar dan lingkungan pemrograman favorit. Fleksibilitas ini memungkinkan tim merekayasa sistem pada berbagai perangkat pintar termasuk smartphone dan komputer industri. Seluruh proses analisis skematik serta tata letak papan sirkuit dapat diproses secara lebih efisien dan konsisten.
Uji coba di lapangan menunjukkan hasil positif bagi efisiensi kerja tim pengembang perangkat keras cerdas. Geetha Govindaraj dari iWave Global mengungkapkan bahwa platform ini membantu mengidentifikasi masalah dengan sangat cepat. Proses pelacakan gangguan pada tahap awal pengembangan dapat diselesaikan dengan usaha yang jauh lebih hemat. Pengalaman praktis ini membuktikan keunggulan teknologi agen cerdas dalam mempercepat proses manufaktur produk sistem terintegrasi.
Sistem cerdas AMD Ross sudah tersedia secara resmi untuk seluruh komunitas pengembang secara global saat ini. AMD berjanji akan terus memperbarui kemampuan alat dan alur kerja baru setiap bulan secara berkala. Informasi selengkapnya mengenai penggunaan platform ini dapat diakses langsung melalui laman resmi produsen komponen tersebut.

