Momen Ramadan dan Lebaran selalu menjadi waktu yang spesial bagi masyarakat Indonesia. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk sangat memahami tingginya kebutuhan konektivitas digital saat Lebaran 2026. Mereka berkomitmen penuh menjaga kenyamanan pelanggan selama perayaan hari besar tersebut. Persiapan matang mulai dilakukan dari sisi infrastruktur hingga layanan pelanggan.
Perusahaan telekomunikasi ini ingin memastikan seluruh layanan siap digunakan setiap saat. Shurish Subbramaniam selaku Direktur dan CTO XLSMART menjelaskan komitmen perusahaan mereka. Pihaknya ingin menghadirkan pengalaman digital terbaik tanpa gangguan sinyal sedikitpun. Momen spesial ini tidak boleh rusak hanya karena masalah jaringan internet.
Kesiapan jaringan akan terus dijaga hingga masa libur panjang usai. Tantangan terbesar industri telekomunikasi selalu muncul saat trafik layanan meningkat tajam. XLSMART memprediksi adanya lonjakan trafik mencapai tiga puluh persen tahun 2026 ini saat lebaran. Angka kenaikan tersebut diperkirakan terjadi selama bulan puasa hingga Lebaran.
Hal ini dianggap sebagai berkah sekaligus ujian berat bagi ketangguhan jaringan. Operator ini telah menyebar lebih dari seratus Mobile BTS di berbagai wilayah. Sekitar enam puluh unit di antaranya merupakan pemancar sinyal 5G canggih. Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan trafik di jalur mudik.
Kapasitas jaringan ditambah secara signifikan seiring proses integrasi yang terus berjalan. Pengguna smartphone kini bisa menikmati layanan 5G di tiga puluh tiga kota. Kehadiran teknologi ini menjamin akses internet yang lebih cepat dan stabil. Aktivitas streaming video tentu akan terasa lebih lancar tanpa gangguan buffering.
Pengalaman berselancar di media sosial juga menjadi jauh lebih menyenangkan bagi pengguna. XLSMART tidak hanya mengandalkan perangkat keras semata dalam menjaga kualitas sinyal. Mereka menerapkan teknologi kecerdasan buatan untuk memantau trafik secara waktu nyata. Sistem pintar ini mampu menyeimbangkan kapasitas jaringan secara otomatis saat dibutuhkan.
Lonjakan penggunaan data yang tiba-tiba bisa ditangani dengan solusi penyeimbangan beban. Sistem secara otomatis memonitor jika ada penurunan kualitas layanan di suatu area. Kapasitas akan langsung disesuaikan demi menjaga kenyamanan pengguna smartphone di sana. Inovasi ini sangat penting mengingat dinamisnya pergerakan manusia saat musim mudik.
Pulau Jawa masih menjadi penyumbang trafik terbesar selama periode mudik nanti. Kota-kota utama di Jawa Tengah dan Timur diprediksi akan sangat padat. Utilisasi jaringan di area tujuan mudik bisa mencapai angka tujuh puluh persen. Ketersediaan jalan tol baru juga menjadi perhatian khusus dalam pemetaan sinyal.
Tren penggunaan layanan data masyarakat juga menjadi acuan utama persiapan tim teknis. Aplikasi video pendek seperti TikTok diprediksi akan sangat ramai pengakses. Platform video YouTube juga diperkirakan mengalami kenaikan trafik yang cukup signifikan. Media sosial lain pun tidak luput dari pantauan ketat tim jaringan.
Tim pemeliharaan jaringan akan bersiaga penuh selama periode liburan panjang berlangsung. Pusat Operasi Jaringan atau NOC beroperasi dua puluh empat jam penuh. Mereka memantau kondisi sinyal tanpa henti selama tujuh hari seminggu. Tim lapangan juga siap bergerak cepat jika terjadi gangguan teknis mendadak.
Pemantauan terpusat dilakukan melalui fasilitas Customer Experience and Service Operation Center. Fasilitas canggih ini berlokasi langsung di kantor pusat perusahaan telekomunikasi tersebut. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Tujuannya adalah memastikan kelancaran komunikasi masyarakat selama momen hari raya.


