Roblox baru saja mengumumkan langkah besar untuk menjaga keamanan para pemain muda di platform mereka. Perusahaan ini meluncurkan dua jenis akun baru yang berbasis pada kategori usia pengguna secara spesifik. Kebijakan ini akan mulai berlaku secara efektif pada awal bulan Juni mendatang di seluruh dunia, menjadi respon nyata atas kekhawatiran orang tua mengenai keamanan konten digital saat ini. Di Indonesia sendiri terdapat dua kategori khusus yaitu akun Roblox Kids dan Roblox Select.
Roblox Kids ditujukan bagi anak yang berusia antara 5 sampai 12 tahun secara khusus. Sementara itu kategori Roblox Select hadir untuk remaja yang menginjak usia 13 hingga 15 tahun. Pembagian ini dilakukan untuk menyaring konten gim agar sesuai dengan tingkat kematangan emosional mereka.
Pihak pengembang menyatakan bahwa sistem ini akan bekerja secara otomatis berdasarkan data verifikasi wajah. Verifikasi tersebut sudah dilakukan oleh lebih dari 50 persen pengguna aktif secara global saat ini. Orang tua juga memegang peranan penting melalui fitur persetujuan orang tua yang sudah terverifikasi. Tanpa adanya persetujuan tersebut maka akun di bawah 16 tahun tidak bisa mengakses fitur obrolan.
Anak yang menggunakan akun Roblox Kids hanya bisa memainkan gim dengan label konten minimal saja. Mereka juga dapat mengakses label ringan yang sudah melewati tiga tahap seleksi sangat ketat. Seluruh fitur komunikasi pada akun ini akan dimatikan secara otomatis demi menjaga privasi sang anak. Warna aplikasi pada smartphone juga akan terlihat berbeda sebagai penanda identitas jenis akun tersebut.
Bagi pengguna Roblox Select terdapat sedikit kelonggaran dalam berinteraksi dengan sesama teman di platform. Remaja kategori ini diizinkan untuk mengobrol hanya dengan teman tepercaya atas izin orang tua mereka. Katalog gim yang tersedia mencakup label moderat yang telah dikurasi secara dinamis oleh tim internal. Desain antarmuka pada layar smartphone juga akan menggunakan skema warna unik untuk membedakan kategori akun.
Sistem ini dirancang untuk mengikuti tumbuh kembang anak secara otomatis dari waktu ke waktu nantinya. Akun Roblox Kids akan berubah menjadi Roblox Select saat pengguna resmi menginjak usia 13 tahun. Setelah mencapai usia 16 tahun maka akun tersebut akan berubah menjadi akun standar seperti biasa. Pengguna yang belum melakukan verifikasi usia akan dibatasi pada konten yang bersifat sangat ringan saja.
Pihak manajemen Roblox bekerja sama sangat erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia saat ini. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ruang digital yang positif bagi anak-anak di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh konten akan disesuaikan dengan panduan dari sistem penilaian gim resmi milik pemerintah yaitu IGRS. Roblox juga berencana untuk beralih menggunakan standar rating global dari lembaga bernama IARC tahun ini.
Para pembuat gim atau pengembang juga harus mematuhi aturan baru yang lebih ketat dari sebelumnya. Mereka wajib melakukan verifikasi identitas resmi serta mengaktifkan sistem keamanan dua langkah pada akun. Setiap kreator juga diwajibkan untuk berlangganan layanan Roblox Plus secara aktif untuk memublikasikan karya mereka. Proses ini memastikan bahwa setiap gim yang ada pada platform berasal dari sumber yang jelas.
Sistem moderasi pada platform ini melibatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memantau aset gim secara rutin. Tim peninjau juga akan mengevaluasi laporan dari para pengguna jika ditemukan adanya pelanggaran kebijakan platform. Evaluasi dilakukan secara waktu nyata terhadap adegan gim yang dianggap tidak pantas bagi pemain muda. Hal ini dilakukan untuk menjaga standar keamanan yang tinggi bagi seluruh ekosistem gim daring tersebut.
Orang tua kini memiliki kendali yang lebih luas melalui dasbor kendali terpadu yang sangat praktis. Mereka bisa mengatur batas waktu layar serta mengelola anggaran belanja anak saat bermain gim daring. Fitur ini juga memungkinkan orang tua untuk memblokir gim tertentu secara spesifik hingga usia 15. Transparansi mengenai siapa saja teman anak di dunia maya juga menjadi prioritas dalam fitur terbaru.
Larry Magid selaku pimpinan ConnectSafely memberikan apresiasi positif terhadap langkah terbaru yang diambil pihak Roblox. Perpaduan verifikasi usia dan akuntabilitas kreator akan menetapkan standar perlindungan yang jauh lebih tinggi lagi. Hal ini membantu menjaga pengalaman daring yang positif bagi jutaan anak di seluruh dunia. Matt Kaufman juga menegaskan bahwa keamanan adalah proses yang berkembang mengikuti pertumbuhan setiap anak.

