Foldable kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan perangkat produktivitas serius yang mampu menggantikan smartphone biasa sekaligus tablet mini. Di tengah persaingan ketat, vivo hadir dengan X Fold5, sebuah pernyataan ambisius bahwa mereka ingin menjadi pemain utama di segmen premium ini. Di Indonesia, perangkat ini diposisikan sebagai penerus dari vivo X Fold3 Pro.
Salah satu pembeda utama X Fold5 adalah fokus pada bobot dan ketebalan. Perangkat ini diklaim sebagai salah satu smartphone lipat paling ringan di pasarandan banyak pesaingnya cenderung memiliki bobot lebih berat, membuat X Fold5 jauh lebih nyaman digunakan dalam bentuk dilipat seperti smartphone biasa. Selain itu, vivo juga meningkatkan level perlindungan perangkat dengan sertifikasi IPX8 & IPX9 untuk ketahanan air, serta IP5X untuk ketahanan debu.
Perangkat yang satu ini masih menggunakan chipset yang sama dengan sang pendahulunya, yaitu Snapdragon 8 Gen 3. Walaupun pihak vivo Indonesia menyatakan bahwa SoC ini masih dianggap mampu berlari kencang, namun mereka yang cukup ‘techie’ biasanya akan cukup melihat sebelah mata. Walaupun begitu, hasil kamera dari flagship Vivo biasanya akan membuat perangkat ini menjadi menarik.
Spesifikasi vivo X Fold5
Unit yang saya dapatkan untuk review vivo X Fold5 kali ini memiliki spesifikasi sebagai berikut.
| Spesifikasi | vivo X Fold 5 |
| SoC | Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 |
| CPU | 1×3.3 GHz Cortex-X4 + 3×3.2 GHz Cortex-A720 + 2×3.0 GHz Cortex-A720 + 2×2.3 GHz Cortex-A520 |
| GPU | Adreno 750 |
| RAM | 16 GB LPDDR5X + 12 GB RAM Boost |
| Internal | 512 GB UFS 4.0 |
| Layar | 6,53 inci 2748 x 1172 120 Hz LTPO AMOLED Armor Glass dan 8,03 inci 2480 × 2200 120 Hz LTPO AMOLED |
| Dimensi | 159,68 x 72,60 x 9,20 mm dan 159,68 x 142,29 x 4,3 mm |
| Bobot | 217 gram |
| Baterai | 6000 mAh 80 watt FlashCharge, 40 watt wireless |
| Kamera | 50/12,5 MP utama, 50/12,5 MP Telephoto 3x, 50/12,5 MP Ultrawide, 20 MP Selfie x 2 |
| OS | Android 16 OriginOS 6 |
Unboxing
Berikut adalah isi dari paket penjualan vivo X Fold5 yang saya dapatkan untuk review.
Desain
Vivo X Fold5 hadir dengan desain yang elegan dan futuristik, khususnya dalam warna Titanium Gray yang memberikan kesan kokoh dan mewah. Warna abu-abu metalik ini tidak hanya terlihat premium tetapi juga tahan terhadap bekas sidik jari, menjaga tampilan perangkat tetap bersih sepanjang hari. Material pada bagian belakangnya menggunakan UPE Glass Fiber, sebuah bahan fiber kaca yang kuat namun ringan, kontributor utama dari bobot total yang sangat rendah.
Bentuk modul kamera belakang X Fold5 memiliki desain bundar pada bagian belakangnya. Pada bundaran tersebut berisikan tiga lensa kamera utama dan didampingi oleh sensor suhu warna dan lampu kilat LED. Desainnya minimalis namun tetap mencolok, menandakan bahwa fotografi adalah salah satu pilar utama dari identitas perangkat ini.
Layar utama berukuran 8,03 inci dan layar depan 6,53 inci keduanya merupakan panel AMOLED berkualitas tinggi dengan resolusi masing-masing 2480 x 2200 piksel dan 2748 x 1172 piksel. Kedua layar mendukung refresh rate adaptif LTPO hingga 120Hz, menjamin transisi yang halus dan hemat daya. Informasi tambahan menyebutkan bahwa layar luar dilindungi oleh Second-Generation Armor Glass, yang dirancang untuk ketahanan gores ekstra. Sensor sidik jari kapasitif terintegrasi dengan tombol power di samping bodi, menawarkan metode pembukaan yang cepat dan nyaman.
Posisi port dan tombol pada X Fold5 cukup standar. Di sisi bawah, terdapat port USB-C untuk pengisian daya dan transfer data, serta slot dual nano-SIM. Tombol volume dan tombol power yang sudah terintegrasi dengan sensor sidik jari berada di sisi kanan. Sementara itu, di sisi atas, terdapat mikrofon sekunder dan speaker grill.
Saat pengujian, perangkat ini menggunakan sistem operasi Android 16 dengan user interface terbaru mereka, yaitu OriginOS 6, yang didapat dengan melakukan update manual. Antar muka ini menawarkan navigasi yang lebih halus dan lebih responsif dibandingkan dengan FunTouchOS. Tentunya, banyak fitur baru yang ada pada software terbarunya ini. Namun sayangnya, waktu pengujian yang terbatas membuat saya belum bisa menguji secara keseluruhan.
Kamera
Sistem kamera Vivo X Fold5 adalah hasil kolaborasi erat dengan Zeiss, yang terlihat dari logo ikonik yang tercetak di modul kameranya. Perangkat ini dilengkapi setup triple-camera belakang yang seragam, yaitu 3 sensor beresolusi 50 megapiksel. Kamera utama menggunakan sensor Sony IMX 921, kamera ultrawide dengan ISOCELL JN1, dan kamera telefoto yang mendukung zoom optik 3x dan HyperZoom digital hingga 100x dengan sensor Sony IMX 882. Kedua kamera depannya memakai sensor OmniVision OV32D.
Kualitas foto dari kamera utama sangat mengesankan, terutama dalam kondisi pencahayaan yang baik. Foto yang dihasilkan memiliki detail yang tajam, warna yang akurat, dan dinamika yang luas berkat optimasi Zeiss. Penanganan flare lensa dan ghosting juga diklaim sangat baik, berkat pelapisan anti-reflektif T* dari Zeiss. Kamera utama mampu menangkap cukup cahaya, menghasilkan gambar dengan noise yang terkontrol dan detail yang masih dapat diterima, bahkan dalam kondisi cahaya yang lebih redup.
Review Kinerja vivo X Fold5
Di jantung Vivo X Fold5 tertanam chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3, prosesor flagship yang sama yang menggerakkan banyak smartphone kelas atas di tahun 2025. Dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 512GB, kombinasi ini menjanjikan performa yang sangat tangguh untuk semua jenis tugas. Oleh karena menggunakan chipset kelas atas, tentu saja setiap game mampu dijalankan dengan framerate yang tinggi.
Untuk melihat hasil benchmark-nya, bisa Anda lihat pada grafik berikut ini
Dengan kapasitas baterai sebesar 6000mAh, perangkat ini bisa bertahan selama satu harian dengan penggunaan campuran yang intensif, termasuk browsing, streaming video, dan multitasking. Dalam tes PCMark Battery, perangkat mampu bertahan hingga sekitar 13 jam 10 meni saja. Kecepatan pengisian daya X Fold5 dengan kabel 80W Dual-Cell FlashCharge, mampu mengisi baterai dari 0 hingga 100% dalam waktu sekitar 48 menit.
Kesimpulan
Persaingan di pasar foldable memang menjadi cukup ketat di tahun 2025 ini. Dengan berat hanya 217 gram dan baterai 6000mAh, X Fold5 menawarkan kenyamanan penggunaan dan ketahanan yang sulit dicari di perangkat sejenis. Desainnya yang mewah, terutama pada varian Titanium Gray dengan material UPE Glass Fiber, memberikan kesan premium yang kuat, sementara sertifikasi IPX8/IPX9 menambah nilai keandalan di lingkungan yang tidak terduga.
Kombinasi Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB, dan UFS 4.1 menjamin kelancaran mutlak, baik untuk multitasking berat maupun gaming intensif. Selain itu, perangkat ini memiliki nilai tambah di mana OriginOS memang membuat perangkat ini menjadi lebih responsif dibandingkan FunTouchOS. Ditambah dengan integrasi Google Gemini dan beberapa fitur AI yang ada, pengalaman pengguna menjadi lebih nyaman dan efisien.
Perangkat ini dijual oleh vivo dengan harga Rp24.999.000 dengan varian 16/512 GB saja. Secara keseluruhan, Vivo X Fold5 adalah pilihan yang sangat kuat bagi siapa pun yang mencari smartphone lipat terbaik dengan fokus pada keseimbangan antara performa, daya tahan, kualitas kamera, dan kenyamanan.
Pros
- Kinerja yang sangat baik
- Daya tahan baterainya cukup baik untuk sebuah foldable
- Pengisiannya cukup cepat
- Hasil kamera yang bagus
- Bobotnya ringan
- Mendukung eSIM
Cons
- Masih memakai Snapdragon 8 Gen 3
- Harganya premium
- Sensor sidik jari tidak lagi di layar


















