Review Motorola Signature: Flagship Terjangkau di Tahun 2026

Motorola kembali membuat kejutan besar di tahun 2026 dengan menghadirkan lini produk terbaru mereka yang diberi nama Motorola Signature. Sebagai smartphone flagship pertama dari seri Signature, perangkat ini membawa ambisi besar untuk menantang dominasi merek-merek premium yang ada di Indonesia. Motorola Signature hadir dengan filosofi desain yang menggabungkan kemewahan klasik dengan teknologi masa depan, menciptakan sebuah pernyataan gaya yang berbeda dari kompetitor di kelasnya.

Yang membuat smartphone ini begitu menarik perhatian adalah ketebalannya yang hanya 6.99 mm, menjadikannya salah satu flagship tertipis yang pernah dirilis di pasar global. Namun jangan tertipu dengan bodinya yang ramping, karena di dalamnya tersembunyi spesifikasi kelas atas yang mampu memberikan performa luar biasa. Motorola tampaknya ingin membuktikan bahwa smartphone ultra-tipis tidak harus mengorbankan performa, kamera, maupun daya tahan baterai.

Pengalaman penggunaan harian pada Motorola Signature terasa sangat responsif dan matang. Pabrikan legendaris ini menyuntikkan chipset kelas teratas dari Qualcomm yang dikombinasikan dengan kecerdasan buatan moto ai. Perpaduan sistem ini memberikan pengoperasian yang mulus serta adaptif terhadap kebiasaan harian pengguna.

Sebagai perangkat yang menduduki takhta tertinggi dalam portofolio produk Motorola, sektor kamera, tampilan layar, dan ketahanan fisik mendapatkan perhatian penuh. Konstruksi bodi dirancang tangguh dengan perlindungan ekstra dari debu maupun air, menjadikan smartphone ini siap diajak beraktivitas di berbagai kondisi ekstrem.

Spesifikasi Motorola Signature

Unit yang saya dapatkan untuk review Motorola Signature kali ini memiliki spesifikasi sebagai berikut.

Spesifikasi Motorola Signature
SoC Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
CPU 2×3.8 GHz Oryon V3 Phoenix L + 6×3.32 GHz Oryon V3 Phoenix M
GPU Adreno 829
RAM 12 GB LPDDR5X
Internal 256 GB UFS 4.1
Layar 6,8 inci 2780 × 1264 165 Hz LTPO AMOLED Gorilla Glass Victus 2
Dimensi 162,1 x 76,4 x 7
Bobot 186 gram
Baterai 5200 mAh 90 watt TurboPower (kabel) 50 watt (wireless)
Kamera 50/12 MP utama,  50/12 MP Ultrawide,  50/12 MP Zoom 3x,  50/12 MP Selfie
OS Android 16 Hello UI

Unboxing Review Motorola Signature

Perangkat yang kami review kali ini memiliki paket penjualan yang berisikan aksesoris berikut ini

Desain

Motorola Signature tampil mengagumkan dengan bahasa desain futuristik yang memadukan keanggunan dan fungsionalitas. Varian warna Pantone Carbon memberikan karakter warna hitam keabu-abuan bertekstur yang sangat berkelas. Bagian back case dibalut bahan vegan leather premium yang tidak hanya memberikan sensasi genggaman hangat dan tidak licin, tetapi juga sepenuhnya bebas dari noda bekas sidik jari.

Pada bagian belakang atas, terdapat modul kamera berbentuk kotak dengan konsep camera island yang cukup menonjol. Terdapat 3 buah lensa yang ada di pulau kamera tersebut dan sebuah LED flash pada sisi kanan bawahnya. Karena cukup menonjol tentu saja membuat perangkat ini akan sedikit naik ke atas saat diletakkan pada meja.

Perangkat ini menyajikan layar LTPO Extreme AMOLED berukuran 6,8 inci dengan resolusi Super HD 2780 x 1264 piksel yang sangat jernih. Layar ini mendukung refresh rate adaptif hingga 165 Hz, kecerahan puncak mencapai 6200 nits, Dolby Vision, HDR10+, serta akurasi warna terverifikasi Pantone Validated. Sektor panel dilapisi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Victus 2 untuk mencegah goresan. Untuk keamanan biometrik, terdapat sensor sidik jari ultrasonic di bawah layar yang sangat cepat, dipadukan dengan fitur Face Unlock, sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69, standar militer MIL-STD-810H, serta enkripsi data hardware ThinkShield.

Di bagian bawah terdapat port USB Type-C 3.2 yang mendukung transfer data kecepatan tinggi dan pengisian daya cepat 90W serta Slot SIM. Speaker stereo ganda ditempatkan di bagian atas dan bawah untuk menghasilkan audio yang imersif dan seimbang. Di sisi kanan terdapat tombol power yang juga berfungsi sebagai sensor sidik jari, serta tombol volume atas dan bawah. Dan di sisi kiri terdapat tombol AI, yang bisa diatur ulang pada setting.

Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka kustom Hello UI yang bersih dan responsif. Motorola memberikan komitmen jangka panjang berupa 7 tahun pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan. Fitur unggulan meliputi ekosistem moto ai dengan kemampuan Playlist Studio, Ask Photos, integrasi cerdas dengan Google Gemini dan Microsoft Copilot, serta dukungan eSIM dan pen digital Moto Pilot untuk produktivitas.

Kamera: Terbaik milik Motorola

Motorola Signature dibekali konfigurasi 3 kamera belakang beresolusi tinggi 50 MP yang sangat komplit. Lensa utama mengusung sensor 50 MP Sony LYTIA 828 berukuran 1/1,28 inci dengan bukaan f/1,68 dan OIS 3,5 derajat. Kamera ke-2 berupa lensa periskop telefoto 50 MP Sony LYTIA 600 dengan 3x optical zoom berkemampuan 100x Hyperzoom  OIS dan yang ke-3 adalah ultrawide 50 MP dengan sudut pandang 122 derajat yang dilengkapi autofocus untuk foto macro. Pada bagian depan, tertanam kamera selfie 50 MP Sony LYTIA 500 berfitur autofocus.

Kualitas foto dari kamera utama Motorola Signature benar-benar impressive dalam berbagai kondisi pencahayaan. Di siang hari, detail yang ditangkap sangat tajam dengan dynamic range yang luas berkat dukungan Dolby Vision dan HDR10+. Warna yang dihasilkan akurat dan natural sesuai dengan sertifikasi Pantone Validated Color, membuat foto terlihat seperti yang dilihat mata secara langsung. Performa low-light juga sangat memuaskan dengan noise yang minimal dan detail yang tetap terjaga, berkat kombinasi aperture besar f/1.6 dan teknologi Quad Pixel yang mampu mengumpulkan lebih banyak cahaya. OIS 3.5 derajat pada kamera utama memastikan foto tetap stabil meskipun tangan sedikit gemetar saat pengambilan gambar.

Kamera periscope telephoto 3x optical zoom menghasilkan detail yang sangat baik untuk pemotretan jarak jauh, dan kemampuan Super Zoom Pro hingga 100x memungkinkan pengambilan gambar objek yang sangat jauh dengan hasil yang masih layak dipublikasikan di media sosial. Fitur moto ai juga membantu mengoptimalkan setiap foto secara otomatis berdasarkan scene yang terdeteksi.

Kamera selfie 50MP dengan autofocus memberikan hasil yang sangat memuaskan untuk video call dan selfie. Detail yang ditangkap sangat tajam bahkan di kondisi pencahayaan yang menantang, dan skin tone yang dihasilkan terlihat natural berkat sertifikasi Pantone SkinTone Validated. Video selfie dapat direkam hingga resolusi 4K 60fps dengan dukungan HDR untuk hasil yang sangat bagus untuk konten media sosial.

Review Kinerja Motorola Signature

Motorola Signature ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 yang dibangun dengan proses fabrikasi 3nm terbaru, menjadikannya salah satu smartphone dengan performa paling powerful di tahun 2026. CPU octa-core dengan konfigurasi 2×3.8 GHz Oryon V3 Phoenix L dan 6×3.32 GHz Oryon V3 Phoenix M memberikan performa single-core dan multi-core yang luar biasa. GPU Adreno 829 yang terintegrasi mampu menangani game-game berat dengan frame rate yang stabil dan visual yang memukau.

Dalam penggunaan nyata, smartphone ini mampu menjalankan Genshin Impact pada setting tertinggi dengan frame rate yang stabil di 60fps tanpa mengalami throttling yang signifikan. Sistem pendingin ArcticMesh Cooling System dengan copper mesh liquid metal dan vapor chamber berukuran 6,002mm² terbukti efektif menjaga suhu tetap dingin bahkan saat sesi gaming yang panjang.

Berikut adalah hasil benchmark-nya

Kami menguji ketahanan baterai smartphone ini dengan menggunakan PCMark. Pada pengujian tersebut, Motorola Signature mendapatkan waktu hidup sekitar 16 jam 33 menit. Hal ini tentu saja cukup baik untuk sebuah smartphone yang memiliki baterai dengan kapasitas 5200 mAh.

Kecepatan pengisian daya juga menjadi keunggulan utama dengan dukungan TurboPower 90W yang mampu mengisi baterai dari 0 sampai 100% dalam waktu sekitar 45 menit yang sangat cepat untuk kelas flagship. Bagi mereka yang lebih memilih kenyamanan wireless charging, Motorola Signature mendukung TurboPower wireless charging hingga 50W.

Satu hal yang cukup membingungkan pada unit review Motorola Signature yang saya dapatkan adalah saat mencoba uji tethering. Perangkat yang satu ini ternyata tidak bisa membagi koneksi wifi pada bandwidth 5 GHz. Entah apakah ini terjadi pada setiap perangkat atau pada unit saya saja.

Kesimpulan

Motorola Signature membuktikan bahwa smartphone ultra-tipis tidak harus mengorbankan performa dan fitur premium. Dengan ketebalan hanya 6.99 mm dan bobot 186 gram, perangkat ini berhasil mengemas spesifikasi flagship kelas atas termasuk Snapdragon 8 Gen 5, triple camera 50MP dengan sensor Sony LYTIA terbaru, layar AMOLED 165Hz dengan kecerahan 6200 nits, dan baterai 5200mAh dengan fast charging 90W. Desain PANTONE Carbon yang elegan dengan finishing linen memberikan kesan mewah yang berbeda dari kompetitor, sementara sertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H memastikan durabilitas yang tidak perlu diragukan.

Performa kamera sangat memuaskan dengan hasil foto dan video yang mampu bersaing dengan flagship premium lainnya. Dukungan Dolby Vision untuk recording video 8K dan sertifikasi Pantone Validated untuk akurasi warna menjadikan smartphone ini pilihan ideal untuk content creator dan fotografer mobile. Daya tahan baterai yang mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan normal dan kemampuan charging cepat 90W memastikan pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah aktivitas yang padat. Jaminan update 7 tahun juga memberikan nilai investasi yang sangat baik untuk jangka panjang.

Motorola menjual perangkat yang satu ini dengan harga Rp11.999.000. Varian 12 GB + 256 GB mungkin terasa kurang untuk pengguna yang menyimpan banyak file media atau game berukuran besar. Meskipun demikian, secara keseluruhan Motorola Signature adalah smartphone flagship yang sangat solid dan layak dipertimbangkan bagi mereka yang menginginkan kombinasi desain ultra-tipis, performa powerful, dan kamera berkualitas tinggi dalam satu paket yang elegan.

Pros

  • Kinerja tinggi dengan Snapdragon 8 Gen 5
  • Hasil kamera yang bagus
  • Sertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H untuk ketahanan ekstrem
  • Jaminan update software hingga 7 tahun untuk OS
  • Harganya masih tergolong terjangkau untuk flagship

Cons

  • Hanya tersedia versi 256 GB saja di Indonesia
  • Masih cukup panas saat bermain game berat
  • Tethering 5 GHz tidak bisa
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *