realme Kembali ke Pangkuan OPPO

OPPO dikabarkan melakukan langkah strategis dengan mengembalikan realme sebagai sub-brand di bawah payung perusahaan setelah berpisah sekitar 7 tahun. Informasi ini berasal dari sumber internal OPPO yang menyebutkan penguatan koordinasi operasional sebagai alasan utama. Langkah tersebut diambil untuk mengintegrasikan sumber daya secara lebih efektif di dalam ekosistem perusahaan.

Melalui keputusan ini, OPPO ingin membangun pendekatan yang lebih terstruktur antara merek utama dan sub-brand. Ke depan, realme dan OnePlus akan membentuk sinergi strategis bersama OPPO. Ketiganya akan bergerak dengan pendekatan berbeda namun tetap saling melengkapi.

Dalam struktur baru ini, realme tetap beroperasi sebagai sub-brand dengan karakter produknya sendiri. OPPO menilai pendekatan diferensiasi tetap penting untuk menjangkau segmen pasar yang beragam. Namun, koordinasi di tingkat strategis akan dibuat lebih terpadu.

Sumber yang sama menyebutkan bahwa CEO realme, Sky Li, akan memimpin keseluruhan bisnis sub-brand. Peran ini mencakup koordinasi antara realme dan OnePlus di bawah sistem OPPO. Sementara itu, tanggung jawab Presiden OnePlus China, Li Jie, tidak mengalami perubahan.

Review Realme 15T

Dari sisi operasional, realme memastikan agenda peluncuran produk tetap berjalan sesuai rencana. Tidak ada penundaan atau perubahan jadwal yang disebabkan oleh integrasi ini. Produk-produk baru realme akan terus diperkenalkan ke pasar seperti sebelumnya.

Perubahan penting justru terjadi pada layanan purnajual. Ke depan, seluruh produk realme akan terhubung langsung dengan sistem layanan purnajual OPPO. Integrasi ini diharapkan memberi pengalaman layanan yang lebih konsisten bagi konsumen.

Kembalinya realme menyusul langkah serupa yang sebelumnya dilakukan OnePlus. Dengan dua sub-brand kembali berada dalam satu sistem, OPPO memiliki ruang lebih besar untuk mengoptimalkan sumber daya. Hubungan antara merek utama dan sub-brand kini menjadi lebih jelas secara strategis.

Berdasarkan kinerja sepanjang 2025, integrasi ini disebut telah menunjukkan hasil awal. OPPO mencatat peningkatan signifikan di departemen Eropa dan Kanada. Peningkatan tersebut terjadi baik di pasar domestik maupun internasional.

Sumber internal menyebutkan bahwa pangsa pasar di wilayah tersebut mengalami pertumbuhan yang menonjol. Laju pertumbuhan OPPO juga disebut berada di jajaran terdepan pasar. Capaian ini menjadi indikator awal efektivitas strategi integrasi.

Sejumlah pelaku industri menilai langkah OPPO ini cukup realistis di tengah persaingan global. Dengan struktur yang lebih ramping, perusahaan dapat memusatkan investasi dan pengembangan produk. Fokus pada ekspansi global pun dinilai menjadi lebih terarah.

Integrasi realme dan OnePlus dinilai bukan sekadar perubahan organisasi. Langkah ini mencerminkan upaya OPPO menyesuaikan diri dengan dinamika industri perangkat pintar. Perusahaan tampak ingin bergerak lebih gesit tanpa kehilangan identitas masing-masing merek.

Sumber: Leiphone

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *