Di tengah hiruk pikuk pasar smartphone kelas menengah, vivo kembali menghadirkan produk yang menarik perhatian dengan fokus pada daya tahan dan kenyamanan penggunaan jangka panjang. Vivo V50 Lite adalah wujud dari pendekatan tersebut, menawarkan kombinasi yang seimbang antara desain yang ramping, baterai berkapasitas sangat besar, dan fitur-fitur yang praktis untuk kehidupan sehari-hari.
Salah satu poin jual utama V50 Lite adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6500 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya saat ini. Kapasitas sebesar ini memungkinkan pengguna untuk melalui hari-hari tanpa perlu mencari colokan listrik secara berkala. Vivo menyebut teknologi baterai ini sebagai BlueVolt, yang diklaim memiliki desain penyegelan dan kepadatan energi yang canggih. Mereka melengkapinya dengan teknologi pengisian daya cepat 90W FlashCharge.
System on Chip yang digunakan pada smartphone ini dipercayakan pada Mediatek dengan Dimensity 6300. Pada sisi prosesornya, SoC ini sama dengan Dimensity 810 dengan penambahan versi pada kemampuan resolusi kamera dan bluetooth. Oleh karena itu, secara kinerja kedua SoC ini akan sama.
Unit yang saya dapatkan untuk review Vivo V50 Lite kali ini memiliki spesifikasi sebagai berikut.
Spesifikasi | Vivo V50 Lite |
SoC | Mediatek Dimensity 6300 |
CPU | 2x Cortex-A76 @2.4GHz + 6x Cortex-A55 @2.0GHz |
GPU | Mali-G57 MP2 |
RAM | 8 GB LPDDR4x |
Internal | 256 GB UFS 2.2 |
Layar | 6,77 inci 2392 x 1080 120 Hz AMOLED |
Dimensi | 163.77 × 76.28 × 7.79 mm |
Bobot | 197 gram |
Baterai | 6500 mAh 90 watt charger Flash Charge |
Kamera | 50 / 12.5 MP utama, 8 MP Ultrawide, 32 MP Selfie |
OS | Android 15 FunTouch OS 15 |
Desain
Bagian belakangnya menggunakan material plastik komposit sheet, yang meskipun bukan kaca atau logam, dirancang untuk memberikan tampilan yang menarik dan tahan terhadap goresan serta sidik jari. Ponsel ini tersedia dalam beberapa pilihan warna, termasuk All Gold dan Just Black, yang memberikan opsi bagi pengguna yang menginginkan tampilan yang lebih premium. Permukaan belakang yang halus memberikan pegangan yang nyaman di tangan.
Modul kamera belakang vivo V50 Lite dirancang dengan gaya minimalis namun tetap menonjol. Kamera ditempatkan dalam susunan vertikal dengan tambahan Aura Light ring LED flash yang menjadi ciri khas vivo. Desain ini tidak hanya fungsional untuk memberikan pencahayaan tambahan saat memotret, tetapi juga menambah sentuhan futuristik pada tampilan keseluruhan smartphone.
Vivo memilih panel AMOLED untuk V50 Lite, yang dikenal karena warna yang lebih hidup, kontras tak terbatas, dan kemampuan menampilkan warna hitam yang sempurna. Layar ini memiliki ukuran 6.77 inci dengan resolusi FHD+ (2392 x 1080 piksel), menawarkan kualitas tampilan yang tajam dan memuaska . Untuk melindungi layar dari goresan, vivo menyediakan perlindungan dalam bentuk lapisan tempered glass dengan lapisan oleofobik untuk mengurangi noda sidik jari. Sensor sidik jari ditempatkan di bawah layar sebagai sensor optik, memungkinkan pembukaan kunci perangkat dengan cepat dan nyaman hanya dengan menyentuh layar di area yang ditentukan.
Di sisi kanan, terdapat tombol power dan volume dengan feedback sentuhan yang solid. Bagian bawah diisi oleh port USB-C, mikrofon utama, slot dual nano-SIM, dan speaker utama. Sisi kiri bersih tanpa tombol, sedangkan bagian atas memiliki mikrofon sekunder dan grill speaker tambahan untuk efek stereo.
Vivo V50 Lite berjalan dengan sistem operasi Android 15 yang dilapisi antarmuka khas vivo, yaitu Funtouch OS 15. Antarmuka ini menawarkan pengalaman pengguna yang halus dan penuh dengan fitur-fitur kustomisasi. Vivo mengklaim bahwa Funtouch OS dirancang untuk tetap responsif dan bebas lag hingga lima tahun ke depan dan menjanjikan 3 tahun pembaruan OS serta 4 tahun pembaruan keamanan. Beberapa fitur menarik yang disematkan termasuk Circle to Search dari Google, yang memungkinkan pengguna mencari informasi hanya dengan menggambar lingkaran di sekitar objek pada layar.
Kamera
vivo V50 Lite dibekali sistem kamera belakang ganda, dengan sensor utama 50MP dari Sony IMX882, f/1.8 dan lensa ultra-wide 8MP (f/2.2, 120 derajat). Kamera depannya memiliki resolusi 32MP (f/2.5) untuk selfie dan panggilan video. Fitur Aura Light ring LED flash turut hadir untuk membantu pencahayaan di kondisi minim cahaya, meski tidak sefleksibel flash pada model vivo yang lebih premium.
Kamera utama 50MP menghasilkan foto yang tajam dan kaya warna di kondisi pencahayaan yang baik. Detailnya cukup baik untuk kelas menengah, dengan dynamic range yang memadai untuk menangkap bayangan dan highlight. performa kamera masih cukup baik berkat Aura Light dan mode malam yang otomatis menyesuaikan pencahayaan. Namun, terdapat sedikit noise dan penurunan ketajaman, terutama jika dibandingkan dengan model V-series yang lebih tinggi.
Kamera ultra-wide 8MP memberikan sudut pandang luas yang cocok untuk foto lanskap atau grup, tetapi kualitasnya menurun drastis dibandingkan kamera utama, terutama dalam hal ketajaman dan reproduksi warna. Sementara itu, kamera selfie 32MP menghasilkan foto yang detail dengan tone kulit natural.
Review Kinerja Vivo V50 Lite
Performa V50 Lite ditopang oleh chipset MediaTek Dimensity 6300 yang diproses dengan fabrikasi 6nm . Chipset ini merupakan SoC kelas menengah yang dirancang untuk efisiensi daya dan performa yang seimbang. Namun jika smartphone Anda sebelumnya menggunakan MediaTek Dimensity 810, mungkin tidak akan merasakan perbedaan kinerja karena spesifikasi keduanya sama.
Dalam hal gaming, vivo V50 Lite dapat menjalankan game ringan seperti Mobile Legends dan Honor of Kings dengan pengaturan grafis tinggi tanpa masalah. Untuk game berat seperti Genshin Impact, pengaturan grafis very low memang dibutuhkan untuk mendapatkan sekitar 30 fps.
Dalam pengujian, baterai 6500 mAh pada perangkat ini mampu bertahan hingga dua hari dengan penggunaan normal, termasuk browsing, streaming, dan sedikit gaming. Hasil tes PCMark menunjukkan daya tahan hingga 26 jam 15 menit, salah satu yang terbaik di kelasnya. Pengisian cepat 90W memungkinkan pengisian dari 0% hingga 100% dalam waktu sekitar 52 menit.
Kesimpulan
Vivo V50 Lite berhasil menemukan posisinya sebagai smartphone yang unggul dalam hal daya tahan baterai dan kenyamanan pengisian daya. Hal tersebut menjawab kebutuhan utama banyak pengguna saat ini yang takut kehabisan daya. Desainnya yang relatif tipis dan ringan, meskipun dengan baterai sebesar itu, juga merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Walaupun kinerjanya cukup oke, namun performa chipset MediaTek Dimensity 6300 terasa sedikit tertinggal dibandingkan kompetitor di kelas harga yang sama. Dalam hal kamera, perangkat ini cukup baik untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk foto di kondisi cahaya yang baik dan selfie. Selain itu, perangkat ini juga menawarkan sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Vivo V50 Lite yang di-review kali ini merupakan varian 8/256 GB yang dijual dengan harga Rp4.599.000. Hal tersebut membuatnya menjadi pilihan yang solid untuk mereka yang mencari smartphone tahan lama dengan desain menarik dan layar berkualitas. Jika prioritas Anda adalah daya tahan baterai dan penggunaan sehari-hari yang andal, smartphone ini layak dipertimbangkan. Namun, untuk performa gaming atau fotografi kelas atas, Anda mungkin perlu melirik model lain di kelas harga yang sedikit lebih tinggi.
Pros
- Baterai besar 6500 dengan daya tahan untuk 2 harian
- Pengisian cepat 90W yang mengisi penuh dalam waktu kurang dari satu jam
- Tahan terhadap debu dan percikan air berkat sertifikasi IP65
- Fitur AI sudah tersedia
- Hasil kamera yang oke
Cons
- Performa chipset Dimensity 6300 yang kurang di kelasnya
- Kamera ultra-wide 8MP menghasilkan kualitas di bawah rata-rata