Raksasa teknologi Intel diam-diam telah menaikkan harga eceran untuk lini prosesor desktop flagship terbaru milik mereka di pasar. Lonjakan harga tersebut terlihat langsung pada halaman spesifikasi produk resmi untuk seri Core Ultra Plus buatan mereka. Kebijakan baru dari produsen chip ini tentu memicu perhatian besar di kalangan perakit komputer desktop di seluruh dunia. Konsumen sekarang terpaksa merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan komponen perangkat keras yang bertenaga andal tersebut.
Kenaikan harga yang cukup signifikan ini secara khusus berdampak langsung pada model unggulan Core Ultra 7 270K Plus. Produk andalan tersebut saat ini memiliki label harga rekomendasi konsumen yang baru sebesar 339 hingga 349 dolar AS. Angka tersebut melonjak naik dari harga rekomendasi awal yang sebelumnya hanya berkisar 289 sampai 299 dolar AS saja. Selisih tarif anyar ini menunjukkan adanya penambahan biaya mencapai 50 dolar AS untuk satu unit prosesor kelas atas.
Ternyata bukan hanya varian kasta tertinggi saja yang mendapatkan penyesuaian nilai jual dari perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Chip kelas menengah yang populer seperti tipe Core Ultra 5 250K Plus juga ikut mengalami kenaikan harga resmi. Komponen desktop ini sekarang ditawarkan dengan harga rekomendasi baru kisaran 219 sampai 229 dolar AS di pasar retail. Sebelumnya para perakit komputer bisa membawa pulang prosesor tangguh ini dengan harga miring sekitar 189 hingga 199 dolar AS.
Perubahan banderol harga eceran ini terpantau sudah mulai diaplikasikan pada platform perdagangan daring internasional terkemuka sekelas Amazon. Para calon pembeli disarankan menghitung kembali anggaran belanja rakitan PC mereka sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi pembayaran. Pihak jurnalis teknologi juga telah melayangkan pertanyaan kepada perwakilan Intel demi memperoleh konfirmasi resmi terkait lonjakan harga mendadak ini. Namun hingga saat berita ini diturunkan manajemen produsen semikonduktor belum memberikan pernyataan jawaban atas langkah terbaru mereka.
Kedua varian prosesor mutakhir tersebut diketahui merupakan bagian krusial dari lini produk terbaru bernama Arrow Lake Refresh. Lini chip desktop ini baru saja resmi meluncur ke pasaran dunia sekitar bulan Maret tahun 2026 silam. Saat pertama kali diperkenalkan ke publik pabrikan sengaja menetapkan nilai jual awal yang dipandang relatif cukup kompetitif. Kehadiran komponen berkinerja tinggi ini didesain sebagai alternatif memikat dibandingkan versi reguler terdahulu yang tanpa embel-embel Plus.
Menilik spesifikasi teknis model Core Ultra 7 270K Plus dibekali total 24 inti pemrosesan super cepat. Konfigurasi bertenaga tersebut membagi tugas komputasi lewat perpaduan tangguh dari 8 P-core serta 16 E-core. Arsitektur ini sangat identik dengan milik produk kasta tertinggi yang jauh lebih mahal yakni Core Ultra 9 285K. Kemampuan pemrosesan beban kerja berat ini tentu menjadi daya tarik utama bagi pembuat konten digital profesional.
Sementara itu untuk varian Core Ultra 5 250K Plus dibekali dengan kekuatan total 18 inti mandiri. Susunan jeroan prosesor ini membagi beban kerja komputasi lewat kombinasi unik 6 P-core dan 12 E-core. Jumlah inti tersebut tercatat berada sedikit di bawah spesifikasi 20 inti milik seri Core Ultra 7 265K. Meskipun demikian performa komputasi multiproses yang ditawarkan tetap sangat bisa diandalkan untuk kebutuhan software modern.
Kenaikan harga terbaru dari Intel ini memang berpotensi mengurangi keunggulan ekonomis yang mulanya ditawarkan produk bersangkutan. Walakin tingkat performa nyata yang disuguhkan oleh jajaran prosesor desktop ini masih patut diacungi jempol. Model Core Ultra 7 270K Plus terbukti andal dalam menyajikan produktivitas harian yang sangat luar biasa hebat. Bahkan chip ini layak dinobatkan sebagai salah satu pilihan prosesor desktop terbaik besutan Intel saat ini.
Di lain pihak model Core Ultra 5 250K Plus tetap menjadi opsi memikat untuk kategori PC hemat. Daya tarik utamanya terletak pada kemampuan bersaing ketat dengan prosesor gaming kompetitor dengan harga yang mirip. Produk hemat ini juga sangat perkasa dalam melahap beban kerja komputasi berat yang menggunakan banyak untaian. Penyesuaian tarif terbaru ini tentu wajib menjadi pertimbangan matang bagi calon perakit komputer sebelum berbelanja komponen.
sumber: Tomshardware
