Samsung kembali menggebrak pasar lewat Galaxy S25 FE. Smartphone ini jadi bukti bahwa teknologi canggih dan pengalaman premium kini bisa diakses dengan harga yang lebih ramah di kantong. Dirancang untuk pengguna muda yang kreatif dan aktif, perangkat ini menawarkan kombinasi menarik antara performa tangguh, kamera andal, serta dukungan Galaxy AI. Semua itu dikemas dalam harga sekitar 9 jutaan yang membuatnya terasa #BeneranWorthIt.
Tak hanya soal performa, Galaxy S25 FE juga menjanjikan umur panjang. Samsung memberikan dukungan pembaruan software hingga tujuh generasi serta update keamanan selama tujuh tahun penuh. Dengan komitmen ini, pengguna bisa menikmati pengalaman layaknya flagship tanpa khawatir ketinggalan fitur terbaru di masa depan.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, komitmen jangka panjang ini menjadi fondasi utama dalam memberikan nilai terbaik bagi pengguna. Ia menjelaskan bahwa Galaxy S25 FE dibangun bukan hanya agar tetap relevan, tapi juga mampu mendukung aktivitas berat seperti editing video berkat sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar.
Performa menjadi daya tarik lain dari Galaxy S25 FE. Smartphone ini dibekali prosesor Exynos 2400 yang dikenal efisien dan bertenaga. Chip ini mampu menangani berbagai aktivitas berat seperti multitasking, editing, dan gaming tanpa hambatan berarti. Samsung juga menyertakan sistem pendingin vapor chamber yang lebih besar 10 persen dari generasi sebelumnya untuk menjaga kestabilan suhu.
Kapasitas baterai 4900 mAh memastikan perangkat ini siap menemani seharian penuh. Dukungan fast charging 45W juga memungkinkan pengisian daya hingga puluhan persen hanya dalam waktu setengah jam. Dengan kombinasi ini, pengguna tak perlu cemas kehilangan momen berharga atau terhenti di tengah proses kreatif.
Namun, daya tarik terbesar Galaxy S25 FE mungkin terletak pada Galaxy AI yang kini terintegrasi penuh. Teknologi ini bukan sekadar fitur tambahan, tapi benar-benar dirancang sebagai asisten cerdas bagi pengguna. Dengan Galaxy AI, aktivitas kreatif seperti mengedit foto, membuat ilustrasi, atau mencari inspirasi jadi jauh lebih mudah.
Fitur Generative Edit memungkinkan pengguna menghapus atau memindahkan objek dalam foto hanya dengan sapuan jari. Sementara itu, Sketch to Image bisa mengubah coretan sederhana menjadi gambar digital profesional dalam hitungan detik. Ada juga AI Multimodal Agent yang bisa menganalisis outfit di lemari dan memberi rekomendasi gaya sesuai kepribadian pengguna. Semua fitur ini menjadikan Galaxy S25 FE lebih dari sekadar alat komunikasi—ia adalah partner kreatif yang memahami kebutuhan generasi muda.
Samsung tak berhenti pada inovasi perangkat semata. Melalui Galaxy S25 FE, perusahaan ini berupaya memperluas ekosistem pintar yang bisa tumbuh bersama penggunanya. Perangkat ini menjadi jembatan antara performa flagship dan harga terjangkau, menghadirkan pengalaman mobile yang lebih personal dan intuitif.
Bagi konsumen yang ingin memiliki Galaxy S25 FE, Samsung menawarkan sejumlah promo menarik. Pada periode 26 hingga 31 Oktober 2025, pembeli bisa mendapatkan total keuntungan hingga Rp2.999.000. Ada peningkatan memori gratis, clear case eksklusif untuk pembelian di situs resmi Samsung, hingga bonus Galaxy Fit3 bagi pembelian offline. Selain itu, tersedia cashback bank hingga Rp750.000 serta opsi cicilan ringan mulai Rp749.917 per bulan.
Galaxy S25 FE menegaskan satu hal penting: inovasi tak selalu harus mahal. Dengan harga 9 jutaan, pengguna sudah bisa mendapatkan ponsel yang siap berkembang selama tujuh tahun ke depan, lengkap dengan kecerdasan buatan yang benar-benar memahami penggunanya. Kombinasi Galaxy AI, performa tangguh, serta dukungan software jangka panjang menjadikan perangkat ini pilihan cerdas bagi siapa pun yang ingin berinvestasi dalam pengalaman mobile jangka panjang.


