Dunia smartphone mid-range kini semakin kompetitif, dengan banyak produsen yang berani menawarkan spesifikasi flagship. iQOO, yang dikenal sebagai sub-brand Vivo dengan fokus pada performa, kembali hadir dengan Neo 10 untuk mengguncang pasar. Perangkat ini tidak main-main dalam menawarkan kombinasi daya tahan baterai ekstrem dan kekuatan pemrosesan kelas atas, menjadikannya kandidat kuat bagi pengguna yang menginginkan perangkat tangguh tanpa harus membayar harga premium.
Salah satu daya tarik utama iQOO Neo 10 adalah klaim baterainya yang sangat besar. Dengan kapasitas setara 7000mAh, perangkat ini menjanjikan ketahanan baterai yang luar biasa, bahkan untuk penggunaan intensif seperti gaming atau streaming berjam-jam.
Di sisi performa, iQOO Neo 10 ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 8s Gen 4, yang dibangun pada proses 4nm . Chipset ini menjanjikan performa setara flagship dan menempatkan Neo 10 sebagai salah satu smartphone paling kencang di kelasnya, mampu menjalankan game berat dengan lancar pada frame rate tinggi. Ini adalah pilihan yang sangat menarik bagi para gamer dan pengguna yang menginginkan pengalaman multitasking tanpa hambatan.
Unit yang saya dapatkan untuk review iQOO Neo 10 kali ini memiliki spesifikasi sebagai berikut.
Spesifikasi | iQOO Neo 10 |
SoC | Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4 |
CPU | 1×3.21 GHz Cortex-X4 + 3×3.0 GHz Cortex-A720 + 2×2.8 GHz Cortex-A720 + 2×2.0 GHz Cortex-A720 |
GPU | Adreno 825 |
RAM | 16 GB LPDDR5X Ultra |
Internal | 512 GB UFS 4.1 |
Layar | 6,78 inci 2800 × 1260 144 Hz AMOLED Shield Glass |
Dimensi | 163.7 x 75.9 x 8.1 mm |
Bobot | 206 gram |
Baterai | 7000 mAh 120 watt charger Flash Charge |
Kamera | 50 / 12.5 MP utama, 8 MP Ultrawide, 32 MP Selfie |
OS | Android 15 FunTouch OS 15 |
Unboxing
Berikut ini adalah isi dari paket penjualan iQOO Z10.
Desain iQOO Neo 10
iQOO Neo 10 tersedia dalam beberapa pilihan warna yang mencolok seperti Red White, Gold, Black, dan Orange, menawarkan ekspresi personal yang kuat. Meskipun menawarkan tampilan premium, bahan yang digunakan untuk casing belakang adalah plastik polikarbonat, namun dengan finishing yang disebut Star Trail Texture. Tekstur ini dibuat dengan laser presisi, memberikan dimensi visual yang menarik dan grip yang baik, meskipun materialnya bukan kaca. Perangkat ini juga sudah memiliki sertifikasi IP65 yang tahan terhadap percikan air.
Modul kamera belakang Neo 10 memiliki desain persegi dengan sudut melengkung, menampung dua lensa yang disusun dalam formasi simetris. Desain ini mirip dengan seri flagship iQOO, memberikan kesan premium meski materialnya plastik.
Perangkat ini dilengkapi dengan layar AMOLED 1.5K (2800 x 1260 piksel) berukuran 6.78 inci. Layar ini mendukung refresh rate adaptif hingga 144Hz, memastikan animasi yang sangat halus serta telah mendapatkan sertifikasi SGS Five-Star Sunlight Readable Display dan SGS Low Blue Light yang menjamin kenyamanan mata. Untuk perlindungan, layarnya dilapisi Shield Glass yang diperkuat, serta dilengkapi teknologi 4320 Hz PWM dimming untuk mengurangi flicker pada kecerahan rendah. Sensor sidik jari optik ditempatkan di bawah layar dan berfungsi dengan cepat dan akurat.
iQOO Neo 10 memiliki dimensi 163.72 x 75.88 x 8.09 mm dengan bobot 206 gram. Meskipun membawa baterai besar 7000mAh, perangkat ini berhasil mempertahankan ketebalan yang ramping hanya 8.09mm. Bobot 206 gram memang terasa cukup berat, terutama untuk penggunaan jangka panjang, tetapi ini adalah kompromi yang wajar untuk kapasitas baterai yang ditawarkan.
Port USB Type-C, speaker utama, SIM Tray, dan mikrofon terletak di sisi bawah perangkat. Tombol volume dan tombol power ditempatkan di sisi kanan. Perangkat ini juga dilengkapi infrared blaster di sisi atas, yang berguna untuk mengendalikan perangkat elektronik rumah.
Sistem operasi yang digunakan adalah Funtouch OS 15 berbasis Android 15. Antarmuka ini menawarkan banyak fitur, terutama yang dioptimalkan untuk gaming, seperti kontrol gyro yang lebih responsif, pengurangan ghost touch, dan efek getaran yang disesuaikan. Fitur AI seperti AI Erase, AI Image Expander, dan AI Note Assist juga tersedia untuk meningkatkan produktivitas. Ada juga fitur Live Cutout dan AI SuperLink untuk konektivitas yang lebih baik dengan perangkat vivo lainnya.
Kamera
QOO Neo 10 dilengkapi dengan setup kamera belakang ganda. Kamera utama menggunakan sensor Sony IMX882 beresolusi 50MP dengan aperture f/1.79 dan dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Kamera kedua adalah lensa ultra-wide 8MP dengan aperture f/2.2 dan field of view 119 derajat. Untuk kamera depan, ponsel ini menggunakan sensor 32MP dengan aperture f/2.45.
Dalam kondisi pencahayaan yang baik, kamera utama menghasilkan foto dengan detail yang tajam, warna yang akurat, dan kontras yang kuat. OIS memungkinkan pengambilan gambar dengan shutter speed yang lebih lambat tanpa blur, menghasilkan foto yang lebih terang dan bersih. Fitur Super Night Mode memanfaatkan algoritma NICE (Natural, Intelligent, Clear, and Expressive) untuk meningkatkan hasil foto dalam kondisi cahaya rendah. Meskipun tidak bisa menggantikan sensor besar, mode ini mampu meningkatkan kecerahan, mengurangi noise, dan mempertahankan detail dengan cukup baik.
Review Kinerja iQOO Neo 10
Performa adalah jantung dari iQOO Neo 10, dan perangkat ini tidak main-main dalam urusan tenaga. Ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4, chipset premium terbaru dengan fabrikasi 4 nm, Neo 10 menawarkan peningkatan kinerja CPU hingga 31% dan GPU hingga 49% dibandingkan pendahulunya. Chipset ini mengusung konfigurasi octa-core dengan satu inti Cortex-X4 berkecepatan 3.21 GHz untuk performa puncak, tiga inti Cortex-A720 di 3 GHz, dua inti di 2.8 GHz, dan dua inti lainnya di 2.02 GHz. GPU Adreno 825 dengan frekuensi 1.150 MHz turut memastikan pemrosesan grafis yang mulus.
iQOO Neo 10 juga dilengkapi Supercomputing Chip Q1, yang dirancang khusus untuk meningkatkan performa gaming. Chip ini mendukung fitur seperti Game Super Resolution dan Ultra-Low-Latency Frame Interpolation, memungkinkan game berjalan hingga 144 FPS pada judul-judul tertentu. Sistem pendingin 7K Ultra VC Cooling seluas 7.000 mm² juga berhasil menjaga suhu tetap stabil, meminimalkan throttling. Game seperti Genshin Impact dan Delta Force bisa berjalan dengan frame rate tertinggi yang didukung oleh game tersebut.
Daya tahan baterai adalah salah satu keunggulan utama iQOO Neo 10. Dengan baterai setara 7000mAh, smartphone ini mampu bertahan hingga 21 jam 30 menit pada pengujian PCMark. Pengisian cepat 120W FlashCharge memungkinkan baterai terisi penuh dalam waktu sekitar 40 menit jika Fast Charging dinyalakan dan 1 jam saat dimatikan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, iQOO Neo 10 memang merupakan sebuah perangkat kencang untuk mereka yang tidak memiliki dana lebih dari 8 jutaan. Smartphone ini mampu memuaskan kebutuhan para gamer yang tidak ingin bermain dengan lag. Selain itu, mereka yang suka akan editing video dengan smartphone juga tidak akan kecewa karena spesifikasinya yang bisa dibilang sangat tinggi.
Dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Supercomputing Chip Q1, perangkat ini mampu menjalankan game berat dan tugas multitasking dengan sangat baik, didukung oleh sistem pendingin yang efektif. Layar AMOLED 144 Hz dan baterai 7.000 mAh dengan pengisian cepat 120W semakin memperkuat posisinya sebagai smartphone gaming yang tangguh dan tahan lama. Desain Neo 10, meski menggunakan material polikarbonat, tetap terasa solid dan stylish dengan pilihan warna yang menarik. Sertifikasi IP65 dan struktur bantalan yang kokoh menambah daya tahan, sementara fitur seperti NFC, IR blaster, dan speaker stereo melengkapi kebutuhan sehari-hari.
Kamera, meskipun bukan yang terbaik di pasaran, telah ditingkatkan secara signifikan berkat algoritma NICE dan kehadiran OIS pada kamera utama. Hasil foto siang hari sangat baik, dan mode malam cukup mumpuni.
iQOO Neo 10 yang di-review kali ini merupakan varian 16/512 GB yang dijual dengan harga Rp7.499.000. Jika harga ini kemahalan, iQOO masih memiliki varian RAM 8 GB dan 12 GB yang memang lebih terjangkau. Perangkat ini bisa menjadi pilihan yang sangat menarik untuk gamer dan pengguna aktif yang mencari perangkat dengan performa tinggi, baterai awet, dan harga kompetitif.
Pros
- Kinerja tinggi dengan Snapdragon 8s Gen 4
- Daya tahan baterai panjang berkan 7000 mAh
- Pendingin lebar, membuat main game tidak terasa panas
- Pengisian baterai 120 watt yang cepat
- Harganya cukup terjangkau untuk fitur yang ditawarkan
Cons
- Masih IP65, belum bisa diajak berenang
- Kamera ultrawide hasilnya kurang bagus