Samsung kembali menghadirkan inovasi menarik di segmen menengah melalui Galaxy A37 5G. Smartphone ini hadir dengan desain yang lebih ramping dan elegan, membawa penyegaran visual yang patut diapresiasi. Varian Awesome Graygreen yang kami ulas kali ini menawarkan kesan sophisticated dengan sentuhan warna hijau keabuan yang unik dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya.
Perangkat terbaru ini datang dengan membawa berbagai peningkatan yang signifikan dibandingkan generasi pendahulunya. Peningkatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek tampilan luar, tetapi juga menyentuh bagian dalam mesin dan kemampuan perangkat lunak yang disematkan. Samsung tampaknya sangat memahami persis apa yang dibutuhkan oleh pengguna modern di era digital saat ini.
Kali ini meja redaksi kami kedatangan unit ulasan Samsung Galaxy A37. Ponsel ini digadang akan menjadi jagoan baru Samsung untuk menguasai segmen menengah secara penuh. Berbagai spesifikasi kelas atas kini mulai diturunkan ke kelas harga yang jauh lebih terjangkau. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi konsumen yang menginginkan pengalaman menggunakan ponsel premium tanpa harus menguras isi dompet terlalu dalam.
Unit yang akan kita bahas secara mendalam kali ini hadir dengan kapasitas memori penyimpanan sebesar 128 GB dan dipadukan dengan memori akses acak sebesar 8 GB. Ini merupakan kapasitas yang tergolong amat memadai untuk kebutuhan harian maupun sarana hiburan masa kini. Mari kita bedah spesifikasi dari ponsel canggih ini untuk melihat potensi serta kemampuan aslinya di skenario dunia nyata.
Spesifikasi Samsung Galaxy A37
Sebagai informasi, review cepat dari Samsung Galaxy A37 ini memang saya lakukan pada saat acara hands-on yang diadakan pada restoran Teru pada tanggal 9 April 2026. Oleh karena itu, perangkat ini memang hanya saya pegang sekitar 4 jam saja. Unit yang saya dapatkan untuk review Samsung Galaxy A37 5G kali ini memiliki spesifikasi sebagai berikut.
| Spesifikasi | Samsung Galaxy A37 5G |
| SoC | Samsung Exynos 1480 |
| CPU | 4 x 2,75 GHz Cortex-A78 + 4 x 2 GHz Cortex-A55 |
| GPU | Xclipse 550 |
| RAM | 8 GB LPDDR5 |
| Internal | 128 GB UFS 3.1 |
| Layar | 6,7 inci 2340 × 1080 120 Hz Super AMOLED+ Gorilla Glass Victus+ |
| Dimensi | 161,5 x 76,8 x 6,9 mm |
| Bobot | 179 gram |
| Baterai | 5000 mAh 45 watt |
| Kamera | 50/12 MP utama, 12 MP MP Ultrawide, 5 MP Macro, 12 MP Selfie |
| OS | Android 16 OneUI 8.5 |
Desain
Samsung Galaxy A37 tampil sangat memukau dengan desain bingkai yang ramping serta memberikan kesan elegan sejak awal kali Anda menggenggamnya. Varian yang kami ulas hadir dalam balutan warna Awesome Graygreen yang terlihat kekinian sekaligus memancarkan aura mewah. Bagian belakang ponsel ini terbuat dari material kaca mengkilap yang dipoles sedemikian rupa sehingga memberikan sentuhan akhir menyerupai keramik berlapis yang sangat menawan.
Beralih ke bentuk modul kamera, Samsung menghadirkan inovasi visual yang cukup menyegarkan pandangan. Terdapat elemen desain yang dinamakan Ambient Island sebagai rumah khusus bagi jajaran lensa kameranya. Modul kamera ini memiliki efek tembus pandang yang sangat unik dan mampu menarik perhatian siapa saja yang melihatnya. Susunan 3 lensa dibiarkan menonjol ke luar secara individual layaknya identitas desain khas ponsel pintar Samsung masa kini, termasuk Galaxy S26.
Layar utama menggunakan panel Super AMOLED berukuran 6.7 inci dengan resolusi FHD+ 1080 x 2340 piksel. Kerapatan piksel yang tinggi menghasilkan tampilan tajam dengan warna yang hidup. Proteksi layar mengandalkan Corning Gorilla Glass Victus+ yang tahan gores dan benturan ringan. Fitur keamanan termasuk ensor sidik jari ditempatkan di samping, terintegrasi dengan tombol power, pengenalan wajah, dan Samsung Knox Vault untuk enkripsi data sensitif.
Pada sisi kanan bingkai, Anda akan menemukan letak tombol daya dan tombol pengatur volume suara yang amat mudah dijangkau oleh ibu jari. Di bagian bawah smartphone terdapat deretan lubang speaker utama, mikrofon, slot SIM, dan port antarmuka pengisian daya berjenis USB tipe C.
Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android dengan antarmuka One UI 8.5 yang intuitif dan kaya fitur. Integrasi AI mendalam memungkinkan fitur seperti Edit suggestion yang secara otomatis merekomendasikan perbaikan foto, serta Object Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari gambar. Dukungan Circle to Search dengan Google mempercepat proses pencarian informasi, sementara Quick Share memudahkan transfer file antar perangkat Galaxy dan non-Galaxy.
Kamera
Samsung Galaxy A37 5G mengusung konfigurasi kamera belakang triple dengan sensor utama 50 MP beraperture f/1.8 yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Lensa kedua adalah ultra-wide 8 MP dengan aperture f/2.2 dan sudut pandang 123 derajat, sedangkan lensa ketiga adalah macro 5 MP dengan aperture f/2.4 untuk pengambilan gambar jarak dekat. Kamera depan beresolusi 12 MP dengan aperture f/2.2.
Kualitas foto dari kamera utama 50 MP sangat mengesankan untuk kelas harganya. Detail yang dihasilkan tajam dengan dinamika warna yang natural. OIS membantu mengurangi blur akibat getaran tangan, terutama saat memotret dalam kondisi cahaya rendah. Mode Nightography yang dioptimalkan memungkinkan pengambilan gambar malam hari dengan hasil yang lebih terang dan minim noise.
Kamera ultra-wide 8 MP memberikan perspektif luas yang ideal untuk foto landscape atau grup besar. Resolusinya lebih rendah dibanding sensor utama dan hasil fotonya tidak sedetail kamera utamanya, terutama di malam hari. Kamera depan 12 MP menghasilkan selfie dengan warna kulit yang natural dan detail wajah yang jelas. Sayangnya, pengambilan di malam hari membuat kualitasnya berkurang, bahkan dengan mode malam sekalipun.
Review Kinerja Samsung Galaxy A37
Samsung Galaxy A37 5G ditenagai chipset Octa-core dengan konfigurasi kecepatan 2.75 GHz pada 4 core Cortex A78 dan 2 GHz dengan 4 core Cortex A55. Kombinasi ini dipadukan dengan RAM 8 GB tipe LPDDR5X yang memberikan respons multitasking lancar. Walaupun tidak sekencang Samsung Galaxy A57, perangkat ini tentu saja sudah cukup mumpuni dalam menjalankan berbagai aplikasi serta game yang ada pada Google Play Store.
Hasil benchmark yang dilakukan untuk review Samsung Galaxy A37 kali ini bisa dilihat sebagai berikut.
Baterai 5000 mAh menjadi salah satu daya tarik utama Galaxy A37 5G. Perangkat ini juga sudah mendukung pengisian tercepat dari Samsung dengan 45 watt. Sayang memang, sangat terbatasnya waktu membuat saya tidak bisa melakukan pengujian baterai.
Kesimpulan
Samsung Galaxy A37 5G hadir sebagai smartphone mid-range yang menawarkan keseimbangan menarik antara desain, performa, dan fitur. Kamera 50 MP dengan OIS menghasilkan foto berkualitas tinggi untuk berbagai kondisi pencahayaan, sementara fitur AI seperti Object Eraser dan Circle to Search menambah nilai fungsionalitas harian. Performa chipset Octa-core dan RAM 8 GB cukup tangguh untuk multitasking dan gaming ringan hingga menengah tanpa lag yang mengganggu.
Walaupun begitu, smartphone ini bukanlah tanpa cela. Kamera ultrawide yang ada memang kurang bisa mengambil gambar dengan memuaskan. Selain itu pada rentang harga yang sama, kinerjanya memang tidak sebaik para pesaingnya. Dan terakhir, Anda sudah pasti tidak mendapatkan charger pada paket penjualannya.
Dengan harga Rp6.599.000 untuk varian 8 GB plus 128 GB, perangkat ini memberikan nilai lebih melalui sertifikasi IP68, baterai tahan seharian, dan jaminan pembaruan sistem hingga 6 tahun. Bagi Anda yang mencari smartphone andal untuk aktivitas sehari-hari dengan fitur modern dan dukungan jangka panjang, Galaxy A37 5G layak dipertimbangkan. Meski bukan flagship, perangkat ini membuktikan bahwa pengalaman premium bisa diakses di segmen harga menengah tanpa mengorbankan kualitas inti.
Pros
- Build kokoh dengan IP68
- Mendapatkan update OS hingga 6 tahun
- Fitur AI yang cukup memukau
- Desain ramping dengan finishing glossy glass yang premium dan elegan
- Hasil kamera utamanya cukup baik
- Sudah dukung pengisian 45 watt
Cons
- Kinerja prosesornya tidak sebaik pesaingnya pada rentang harga yang sama
- Hasil kamera ultrawide, makro, dan selfie masih kurang memuaskan
- Dukungan HDR pada layar dipertanyakan
















