Doritos Gandeng EVOS Esports

Doritos akhirnya menandai langkah besarnya di Indonesia dengan cara yang tak biasa. Alih-alih sekadar memperkenalkan produk baru, merek camilan asal PepsiCo ini memilih masuk melalui dunia esports yang tengah naik daun. Kolaborasinya bersama EVOS Esports menjadi simbol keberanian Doritos untuk membangun hubungan langsung dengan komunitas gamer di Tanah Air.

Langkah ini bukan hanya strategi pemasaran semata. Doritos hadir bukan sekadar sebagai sponsor, tapi juga mitra resmi EVOS Esports di ranah gaming lokal. Melalui kolaborasi ini, Doritos ingin berperan aktif mendukung generasi gamer Indonesia yang berani menonjol dan tampil beda di dunia digital yang kompetitif.

Rika Sandi, Marketing Director PepsiCo Indonesia, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah bold yang menandai babak baru Doritos di dunia gaming. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar menempelkan logo di jersey EVOS. Doritos ingin hadir di tengah komunitas gamer, mendukung mereka yang berani tampil beda, serta menciptakan ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Melalui kerja sama ini, Doritos dan EVOS sepakat menghadirkan berbagai aktivitas yang menyatukan komunitas gaming Indonesia. Mulai dari konten eksklusif, merchandise bersama, hingga ajang kompetisi yang membuka peluang bagi gamer muda untuk berkembang. “Kami akan mengaktifkan kemitraan ini lewat beragam cara. Baik mahasiswa maupun pro player, kami ingin semua berani jadi #RealBerani,” ujar Rika.

Sementara itu, Aufa Bassam, Head of Esports EVOS, menganggap kerja sama ini sebagai langkah alami bagi timnya. EVOS, yang telah meraih tujuh gelar juara dunia termasuk kemenangan di EWC Free Fire 2025, melihat Doritos sebagai mitra yang memiliki semangat serupa. “Doritos itu bold, inovatif, dan berani menantang batas,” ungkap Aufa. Ia percaya, kolaborasi ini akan membawa energi baru bagi misi EVOS dalam memberdayakan talenta gamer di berbagai level.

Bagi Doritos, dunia gaming bukan sekadar pasar baru, tapi ruang untuk mengekspresikan identitas mereknya yang berani dan energik. Filosofi bold yang diusung Doritos diterjemahkan ke dalam bentuk nyata lewat inisiatif seperti The Bold Challenger University Roadshow, EVOS Fams Cup, dan Level Up Challenger. Semua aktivitas ini bertujuan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat sekaligus mempererat komunitas gamer Indonesia.

Salah satu hasil nyata dari kolaborasi ini datang dari ajang University Roadshow Tournament. Kevin Aryaputra, kapten tim MLBB Institut Pertanian Bogor yang keluar sebagai pemenang, mengaku terinspirasi oleh langkah Doritos. Ia menyebut Doritos sebagai brand yang benar-benar hadir untuk komunitas gamer. “Bisa menang di turnamen ini bersama dukungan Doritos dan EVOS membuat saya semakin bersemangat jadi gamer #RealBerani,” ujarnya.

Selain kolaborasi di ranah esports, Doritos juga memperkenalkan dua rasa baru yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Varian Sambal Salsa dan Roasted Corn menawarkan cita rasa lokal yang berani namun akrab di lidah. Kedua rasa ini menghadirkan sensasi pedas, asin, dan gurih yang khas, cocok menemani sesi gaming panjang. Banyak pemain mengaku camilan ini membuat mereka tetap fokus dan berenergi selama bermain.

Peluncuran dua rasa lokal tersebut sekaligus menegaskan pendekatan Doritos yang memahami karakter konsumen Indonesia. Dengan tekstur renyah dan rasa yang kuat, produk ini bukan hanya camilan, tetapi juga bagian dari gaya hidup para gamer yang ingin tampil bold.

Hingga kini, Doritos dan EVOS terus menyiapkan lebih banyak inisiatif untuk komunitas gaming Tanah Air. Meski belum semua rencana diumumkan, keduanya berjanji akan terus menghadirkan pengalaman yang relevan dan menantang bagi para gamer.

Masuknya Doritos ke Indonesia lewat dunia esports menjadi contoh bagaimana brand global bisa beradaptasi dengan kultur lokal. Di tengah pesatnya pertumbuhan industri gaming nasional, Doritos hadir bukan sekadar menjual camilan, melainkan ikut membangun ekosistem yang lebih kuat.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *