Oracle dan AMD Kolaborasi untuk Dorong Skala AI Generasi Baru

Oracle dan AMD memperkuat kemitraan jangka panjang mereka dengan langkah besar di dunia kecerdasan buatan. Keduanya mengumumkan perluasan kolaborasi untuk membantu pelanggan mempercepat skala pengembangan AI melalui infrastruktur cloud generasi terbaru. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya keduanya menghadirkan kemampuan komputasi tinggi untuk kebutuhan AI global.

Dalam pengumuman di Oracle AI World di Las Vegas dan Santa Clara, Oracle menegaskan bahwa mereka akan menjadi penyedia cloud pertama yang menawarkan supercluster AI publik dengan kekuatan 50.000 GPU AMD Instinct MI450 Series. Implementasi awal akan dimulai pada kuartal ketiga 2026 dan terus diperluas pada tahun-tahun berikutnya.

Kolaborasi ini melanjutkan kerja sama lama antara Oracle dan AMD yang sebelumnya menghadirkan GPU AMD Instinct MI300X pada 2024. Kini, fokusnya beralih ke penyediaan AMD Instinct MI355X di infrastruktur Oracle Cloud Infrastructure (OCI) yang mampu mendukung zettascale supercluster.

Kebutuhan akan kapasitas AI berskala besar terus meningkat seiring berkembangnya model generatif dan sistem pelatihan berukuran masif. Banyak perusahaan kini membutuhkan solusi komputasi yang fleksibel, efisien, dan mampu menangani beban kerja ekstrem. OCI merespons hal ini dengan membangun supercluster baru berbasis desain rak AMD “Helios”.

Desain tersebut menggabungkan GPU AMD Instinct MI450, prosesor AMD EPYC generasi terbaru berkode “Venice”, serta teknologi jaringan AMD Pensando berkode “Vulcano”. Ketiganya menciptakan arsitektur yang dioptimalkan secara vertikal untuk performa tinggi, efisiensi energi, dan skalabilitas masif.

Mahesh Thiagarajan, Executive Vice President Oracle Cloud Infrastructure, menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan infrastruktur AI paling kuat di industri. Ia menjelaskan bahwa pelanggan kini dapat membangun aplikasi AI ambisius dengan fondasi yang aman, fleksibel, dan berperforma tinggi.

“Melalui kolaborasi lebih dari satu dekade dengan AMD, kami terus menghadirkan infrastruktur terbuka dan efisien. Kemitraan ini memastikan pelanggan kami memiliki platform cloud yang siap menghadapi era baru AI,” ujarnya.

Sementara itu, Forrest Norrod, Executive Vice President AMD untuk Data Center Solutions Business Group, menilai kerja sama ini sebagai bukti percepatan inovasi AI di cloud. Menurutnya, kombinasi GPU AMD Instinct, CPU EPYC, dan jaringan AMD Pensando membuka peluang baru dalam pelatihan serta penerapan model AI generasi mendatang.

“Bersama Oracle, kami menghadirkan sistem terbuka dan aman untuk pusat data AI berskala besar,” kata Norrod.

GPU AMD Instinct MI450 Series sendiri dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dengan fleksibilitas cloud yang luas. Setiap GPU mampu menyediakan hingga 432 GB HBM4 dan bandwidth memori 20 TB/s. Kapasitas ini memungkinkan pelatihan model AI 50 persen lebih besar dari generasi sebelumnya tanpa perlu pemisahan model yang kompleks.

Selain itu, desain rak “Helios” yang padat dan didinginkan cairan mendukung 72 GPU per rak. Struktur ini membantu pelanggan mengoptimalkan kinerja sekaligus efisiensi biaya dan konsumsi energi. Dalam setiap node utama, prosesor AMD EPYC Venice berperan mempercepat pengolahan data dan orkestrasi pekerjaan besar dengan fitur keamanan komputasi rahasia yang melindungi beban kerja AI sensitif.

Teknologi jaringan yang digunakan juga mengalami peningkatan besar. Arsitektur DPU-accelerated berbasis AMD Pensando meningkatkan kecepatan transfer data dan keamanan untuk lingkungan AI berskala besar. Setiap GPU dapat dilengkapi hingga tiga AI-NIC “Vulcano” berkecepatan 800 Gbps, memastikan konektivitas lossless yang mendukung standar RoCE dan UEC.

Kombinasi ini semakin diperkuat dengan dukungan protokol UALink dan UALoE fabric yang memungkinkan komunikasi langsung antar GPU tanpa harus melalui CPU. Hasilnya, latensi berkurang, efisiensi meningkat, dan performa pelatihan model AI multitriliun parameter dapat dimaksimalkan.

Semua inovasi ini berjalan di atas tumpukan perangkat lunak terbuka AMD ROCm yang kompatibel dengan berbagai kerangka kerja AI dan HPC populer. Pendekatan open-source ini memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk berinovasi tanpa ketergantungan pada satu vendor tertentu.

Selain GPU MI450, Oracle juga mengumumkan ketersediaan umum layanan OCI Compute dengan GPU AMD Instinct MI355X. Layanan ini akan hadir di OCI Supercluster berskala zettascale yang mampu menampung hingga 131.072 GPU. Menurut Oracle, hal ini akan memberi pelanggan pilihan lebih luas untuk melatih, menguji, dan menjalankan model AI dalam skala besar dengan nilai optimal.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *