AMD Rebranding Ryzen Lagi untuk Zen 2 dan Zen 3+

Tampaknya kebiasaan dari AMD saat ini terulang kembali dalam melakukan penggantian nama prosesor atau yang lebih dikenal dengan nama rebranding. Langkah tersebut pertama kali terungkap oleh seorang pengamat perangkat keras bernama Gray. Ia menemukan bahwa AMD telah mengganti nama beberapa chip Ryzen dari lini tahun 2023. Meski begitu, chip yang dimaksud bukan dari jajaran premium, melainkan varian mobile kelas menengah.

Praktik rebranding bukan hal baru di industri semikonduktor. Langkah ini kerap diambil karena lebih efisien dibanding merilis produk benar-benar baru. Tujuannya sederhana, yakni menjaga momentum penjualan dan menyegarkan lini produk di pasar. Intel, misalnya, baru saja menerapkan strategi ini lewat peluncuran Core Series 1, termasuk model seperti Core 5 120 dan Core i5-110.

Namun, ada perbedaan mencolok di antara keduanya. Core 5 120 masih berbasis arsitektur Raptor Lake yang relatif modern. Sedangkan Core i5-110 sejatinya menggunakan teknologi Comet Lake yang berusia sekitar lima tahun.

Menariknya, AMD tampaknya mengikuti langkah Intel dengan mengganti nama beberapa chip dari arsitektur Zen 2 dan Zen 3+. Fokus perubahan ini terletak pada seri Ryzen 7035 (kode nama Rembrandt-R) dan Ryzen 7020 (kode nama Mendocino).

Rembrandt-R sebelumnya dikenal sebagai versi penyegaran dari Ryzen 6000. Kini, AMD mengganti namanya menjadi bagian dari seri Ryzen 100. Sementara itu, Mendocino kini dikategorikan ulang ke dalam seri Ryzen 10. Pergantian nama ini sudah terlihat di situs resmi AMD, dan kemungkinan segera diikuti oleh para penjual di berbagai platform.

Yang perlu dicatat, perubahan ini bersifat kosmetik semata. AMD tidak mengubah spesifikasi prosesor, baik dari segi arsitektur CPU maupun GPU. Dengan kata lain, performa yang ditawarkan tetap identik dengan model sebelumnya.

Meski di laman resmi AMD tercantum tanggal peluncuran 1 Oktober 2025 untuk seri Ryzen 100 dan Ryzen 10, publik perlu memahami bahwa chip tersebut bukan produk baru. Mereka hanyalah versi lama dengan nama baru yang disesuaikan.

AMD Rebranding
sumber: Tomshardware

Sebagai contoh, Ryzen 7 7735HS kini berganti menjadi Ryzen 7 170, sedangkan Ryzen 7 7735U menjadi Ryzen 7 160. Keduanya sama-sama menggunakan arsitektur Zen 3+ dengan GPU berbasis RDNA 2. Model lain seperti Ryzen 5 7535HS dan Ryzen 3 7335U pun mengalami perubahan nama serupa, masing-masing menjadi Ryzen 5 150 dan Ryzen 3 110.

Sementara di lini Mendocino, model seperti Ryzen 5 7520U dan Ryzen 3 7320U kini berubah menjadi Ryzen 5 40 dan Ryzen 3 30. Dua varian Athlon juga ikut berganti nama, yakni Athlon Gold 7220U menjadi Athlon Gold 20 dan Athlon Silver 7120U menjadi Athlon Silver 10.

AMD tampaknya mengadopsi format penamaan tiga digit untuk Rembrandt-R dan dua digit untuk Mendocino. Pendekatan ini mirip dengan strategi Intel dalam seri Core terbaru yang menggunakan sistem penamaan sederhana. Namun, ada kekhawatiran konsumen awam bisa salah mengira bahwa ini adalah prosesor generasi baru.

Format tiga digit sebenarnya bukan hal asing bagi AMD. Tahun ini, perusahaan juga memperkenalkan seri Ryzen AI 300 (kode nama Strix Point) dan Ryzen 200 (Hawk Point Refresh) dengan pola penamaan serupa. Rebranding Rembrandt-R dan Mendocino bisa jadi merupakan upaya AMD menata kembali konsistensi skema nama produknya.

Meski demikian, belum jelas bagaimana AMD akan menamai prosesor generasi berikutnya. Saat ini, perusahaan sudah mencapai batas pada penamaan empat digit lewat seri Ryzen 9000 berbasis Granite Ridge.

Ada kemungkinan AMD mengikuti langkah Intel dengan menambah digit menjadi lima angka, seperti 10.000. Alternatif lain, AMD bisa menambahkan kata kunci seperti “AI” atau “Ultra” untuk membedakan lini tertentu. Namun, perusahaan mungkin juga akan mempertahankan format tiga digit dan melanjutkan dengan seri Ryzen 400 ke depannya.

Bagaimanapun, perubahan nama ini menunjukkan bahwa AMD tengah berupaya menyederhanakan portofolio produknya agar lebih mudah dipahami pengguna umum. Namun, bagi penggemar teknologi, satu hal tetap pasti: meski nama baru tampak segar, performanya tetap sama seperti sebelumnya.

Sumber: Tomshardware

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *