PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk menggelar RUPSLB pada Jumat di Jakarta. Rapat tersebut menjadi forum penting bagi perusahaan untuk menetapkan arah kebijakan terkait penggunaan saldo laba. Persetujuan yang dihasilkan hanya berfokus pada satu agenda inti yang sudah disampaikan sebelumnya. Agenda tersebut adalah pembagian tambahan dividen tunai final untuk para pemegang saham.
RUPSLB ini berlangsung dengan satu mata acara yang langsung mendapat persetujuan peserta rapat. Perusahaan menetapkan sebagian saldo laba ditahan sebagai tambahan dividen. Nilai yang akan dibagikan mencapai Rp2,89 triliun kepada seluruh pemegang saham. Kebijakan tersebut menandai langkah strategis perusahaan pasca merger.
Presiden Direktur sekaligus CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyampaikan pandangannya terkait keputusan ini. Ia menegaskan bahwa pembagian dividen tersebut menjadi momen penting bagi perusahaan. Hal ini karena keputusan itu merupakan yang pertama sejak entitas hasil penggabungan mulai beroperasi pada April lalu. Menurutnya, langkah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.
Rajeev juga menjelaskan bahwa keputusan ini mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang tetap kuat. Ia menyebut struktur finansial XLSMART masih solid meskipun proses integrasi masih berjalan. Situasi itu memungkinkan perusahaan mengembalikan nilai kepada pemegang saham tanpa mengorbankan fleksibilitas finansial. Rajeev menilai keputusan tersebut penting di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Dalam persetujuan rapat, perusahaan menetapkan rincian pembagian dividen secara jelas. XLSMART akan membagikan dividen setara 30,6 persen dari saldo laba ditahan perseroan. Nilainya mencapai Rp2.893.778.129.709 dan akan dialokasikan bagi seluruh pemegang saham. Jumlah itu setara dengan Rp159 per lembar saham yang beredar.
RUPSLB juga memberikan kewenangan penuh kepada Direksi untuk mengatur seluruh teknis pembagian dividen. Direksi dapat mengambil keputusan sesuai pertimbangan internal dan kebutuhan pelaksanaan. Kewenangan tersebut mencakup penentuan jadwal serta tata cara pembayaran dividen tunai final. Direksi juga memiliki hak untuk mengumumkan jadwal resmi pembagian tersebut kepada publik.
Selain itu, Direksi diberi ruang untuk mengambil tindakan tambahan yang dianggap relevan. Wewenang tersebut termasuk pemberian kuasa kepada pihak lain jika dibutuhkan demi kelancaran proses. Penyesuaian teknis maupun administratif sepenuhnya berada di tangan Direksi. Hal ini dilakukan agar proses pembagian dividen berjalan efektif tanpa hambatan.
Perusahaan menegaskan bahwa jadwal pembayaran dividen akan disampaikan secara terpisah. Informasi tersebut akan diumumkan melalui keterbukaan informasi resmi perusahaan. XLSMART memastikan publik dapat mengakses detail pelaksanaan dividen melalui kanal resmi. Pengumuman itu diharapkan memberi kejelasan bagi seluruh pemegang saham.
Rapat ini menandai langkah penting bagi XLSMART setelah melalui fase penggabungan. Perusahaan ingin menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap para pemegang saham. Pembagian dividen ini menjadi sinyal bahwa perusahaan ingin menjaga kepercayaan yang sudah terbentuk. XLSMART berharap keputusan ini memperkuat hubungan jangka panjang dengan seluruh pemilik saham.
Pada saat yang sama, keputusan tersebut menjadi penanda stabilitas finansial perusahaan pasca integrasi. XLSMART ingin memastikan bahwa proses transisi tidak menghambat strategi pertumbuhan yang sedang dijalankan. Dengan dividen ini, perusahaan menunjukkan kemampuannya mengelola keuangan secara hati-hati. Langkah itu juga mencerminkan optimisme terhadap perkembangan bisnis ke depan.
Informasi lebih lengkap mengenai agenda RUPSLB dapat diakses melalui saluran resmi perusahaan. XLSMART membuka akses publik agar pemegang saham mendapatkan data yang dibutuhkan. Perusahaan juga memastikan seluruh proses komunikasi berjalan transparan. Pemegang saham dapat mengikuti setiap perkembangan melalui pengumuman resmi di situs perusahaan.

