ASUS ExpertCenter Pro ET900N G3 diperkenalkan di CES 2026

ASUS kembali menunjukkan arah strateginya di ranah kecerdasan buatan pada ajang CES 2026. Perusahaan ini memperkenalkan ExpertCenter Pro ET900N G3 sebagai solusi AI kelas enterprise. Sistem tersebut dirancang dalam bentuk desktop yang bisa ditempatkan langsung di meja kerja. Pengumuman ini disampaikan ASUS di Jakarta pada 8 Januari 2026.

Lewat perangkat ini, ASUS ingin mendekatkan kemampuan komputasi data center ke lingkungan kerja personal. ExpertCenter Pro ET900N G3 ditenagai platform desktop NVIDIA GB300 Grace Blackwell Ultra. Kombinasi tersebut menghadirkan standar baru untuk superkomputer AI berbasis desktop. Fokus utamanya adalah performa ekstrem, arsitektur memori terpadu, dan konektivitas kelas data center.

Pengembangan AI modern memang semakin bergantung pada cloud dan pusat data berskala besar. Namun, tidak semua kebutuhan harus dijalankan dari jarak jauh. Banyak peneliti dan developer membutuhkan komputasi lokal yang privat dan langsung. Kebutuhan ini sering muncul saat pelatihan, penyesuaian, atau pengoperasian model AI besar.

Di sisi lain, workstation konvensional sering kali tidak mampu mengejar kompleksitas tersebut. Alur kerja AI modern menuntut memori besar dan akselerasi tinggi. Hal inilah yang disebut sebagai tantangan terakhir dalam pengembangan AI. ASUS melihat celah ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi baru.

ExpertCenter Pro ET900N G3 dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Sistem ini menggabungkan CPU NVIDIA Grace dan GPU NVIDIA Blackwell Ultra. Keduanya terhubung melalui NVLink-C2C berbandwidth tinggi dengan latensi rendah. Hasilnya adalah akselerasi komputasi AI skala petaflop dalam satu desktop.

ASUS menyebut performa AI sistem ini mampu mencapai hingga 20 PFLOPS. Daya tersebut mendukung penyempurnaan LLM, deep learning, dan simulasi kompleks. Inferensi berkecepatan tinggi juga menjadi salah satu keunggulan utamanya. Semua kemampuan ini dihadirkan tanpa memerlukan rak server khusus.

Salah satu sorotan utama ET900N G3 adalah memori terpadu yang sangat besar. Sistem ini memiliki memori CPU-GPU koheren hingga 775GB. Kapasitas tersebut lebih dari dua kali lipat dibanding workstation dengan empat GPU. Keunggulan ini memudahkan pelatihan model besar secara efisien.

Memori besar tersebut memungkinkan developer menjalankan eksperimen lebih cepat. Model AI berskala besar bisa diproses langsung di desktop. Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada infrastruktur eksternal. Alur kerja generative AI pun bisa dijalankan secara lokal.

ExpertCenter Pro ET900N G3 juga menjadi salah satu sistem desktop awal berbasis arsitektur NVIDIA DGX Station. Arsitektur ini dirancang khusus untuk beban kerja AI generasi berikutnya. Sistem ini ideal untuk pelatihan dan inferensi LLM. Selain itu, ia mendukung simulasi canggih dan riset deep learning.

ASUS melengkapi perangkat ini dengan rangkaian software NVIDIA AI. Lingkungan pengembangan yang ditawarkan sudah siap pakai. Optimalisasi ditujukan untuk sains data, machine learning, dan analisis. Integrasi ini memungkinkan skalabilitas saat dibutuhkan.

Melalui ET900N G3, ASUS ingin memberikan akses superkomputer tanpa kompleksitas server. Solusi ini ditujukan untuk bisnis, lembaga riset, dan kreator berpengalaman. Pendekatan desktop membuat adopsi AI menjadi lebih cepat dan aman. Infrastruktur rumit tidak lagi menjadi penghalang utama.

ASUS menilai sistem ini sebagai lompatan besar dalam komputasi AI yang terjangkau. Performa tinggi, memori koheren besar, dan software enterprise disatukan dalam satu desktop. Seiring pertumbuhan model AI, kebutuhan komputasi real-time juga meningkat. ET900N G3 hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

ASUS ExpertCenter Pro ET900N G3 dijadwalkan tersedia secara global. Perangkat ini diperkirakan mulai dipasarkan pada akhir kuartal pertama 2026. Informasi harga belum diumumkan hingga saat ini.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *