Delta Hadirkan Solusi AI Data Center & Brand Innergie di Computex 2026

Delta memperkenalkan rangkaian inovasi infrastruktur terbaru di Computex 2026 untuk mendukung perkembangan ekosistem kecerdasan buatan global secara optimal. Perusahaan teknologi ini memamerkan solusi mutakhir yang mencakup perangkat pusat data hingga lini produk konsumen premium. Langkah strategis tersebut diambil untuk menjawab kebutuhan daya listrik dan pendinginan yang semakin meningkat pesat. Pameran inovatif ini memfokuskan perhatian utama pada integrasi mendalam antara teknologi kecerdasan buatan dan pusat data.

Salah satu produk utama yang diperkenalkan adalah perangkat pendingin cair jenis liquid to air berkapasitas 80 kilowatt. Sistem pendingin khusus ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur pusat data konvensional yang sudah ada. Pengguna tidak memerlukan instalasi pipa tambahan yang rumit saat memasang perangkat keras server pemrosesan grafis terbaru. Teknologi modern ini menyederhanakan proses adopsi infrastruktur canggih tanpa mengubah tatanan ruang yang tersedia secara masif.

Pada Computex 2026, Delta juga meluncurkan sistem pendingin cair berkapasitas raksasa hingga mencapai angka 3 megawatt untuk pabrik kecerdasan buatan. Infrastruktur pendukung lainnya seperti rangka khusus saluran busway dan solusi pemipaan lengkap turut disediakan bagi pelanggan industri. Terdapat pula produk pendingin inovatif baru berkapasitas 260 kilowatt yang mengusung desain pompa ganda dengan sistem redundansi. Satu unit perangkat pendingin besar ini mampu mendukung operasional hingga 3 unit perangkat keras modern secara mandiri.

Untuk kebutuhan manajemen daya yang stabil mereka menawarkan solusi konverter khusus dengan tingkat efisiensi mencapai 98.2 persen. Perangkat konverter ini berfungsi mengubah arus searah menjadi arus bolak balik bagi komponen pengubah panas pintu belakang. Mereka juga memamerkan rak daya arus searah tegangan tinggi yang dapat disesuaikan untuk berbagai penyedia layanan cloud. Rak khusus tersebut dilengkapi pasokan daya 180 kilowatt pada bagian atas dan unit baterai cadangan di bawah.

Selain fokus pada industri skala besar korporasi ini tetap memperhatikan kebutuhan pasar konsumen ritel di Computex 2026 melalui merek Innergie. Lini produk konsumen ini sudah dipasarkan secara resmi di wilayah Indonesia melalui jaringan distributor lokal yang terpercaya. Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian adalah baterai portabel berkapasitas besar mencapai 200 watt hour. Perangkat pengisi daya portabel ini mampu menyuplai daya listrik untuk 4 unit laptop sekaligus secara bersamaan.

Baterai portabel premium tersebut menggunakan sel litium jenis 21700 yang dinilai jauh lebih aman daripada polimer konvensional. Pada Computex 2026, mereka mengonfirmasi bahwa Innergie siap meluncurkan varian power bank baru berkapasitas bervariasi pada bulan September mendatang. Pilihan kapasitas yang akan tersedia bagi konsumen mencakup varian mulai dari 5000 hingga mencapai 20000 mAH. Perangkat pengisi daya nirkabel berspesifikasi 25 watt hingga 65 watt juga disiapkan untuk pasar Asia Tenggara.

Harga untuk produk konsumen ini berada pada kategori premium karena standar keamanan tinggi yang diterapkan oleh pabrikan. Seluruh produk baterai terbaru telah mematuhi kebijakan ketat standar sertifikasi keselamatan 3C yang berlaku di wilayah China. Komponen sel baterai canggih ini mengadopsi teknologi solid state demi menjamin aspek keselamatan pengguna selama pemakaian intensif. Teknologi pengisi daya mereka juga mengimplementasikan material galium nitrida generasi ke 4 yang sangat efisien dan modern.

Delta juga berfokus pada pengembangan komponen daya untuk ekosistem komputasi tepi yang diprediksi menjadi sangat populer. Mereka memproduksi komponen pemasok listrik berbobot ringan untuk kebutuhan komputer khusus gaming dengan metode manufaktur desain orisinal. Teknologi canggih ini dikembangkan demi mengantisipasi lonjakan konsumsi energi yang masif pada era kecerdasan buatan saat ini. Perkembangan pesat teknologi komputasi ini menuntut efisiensi daya yang jauh lebih tinggi daripada perangkat generasi terdahulu.

Tren kecerdasan buatan kini mulai bergeser secara nyata dari pusat data awan menuju perangkat smartphone komputasi tepi. Implementasi sistem agen cerdas pada perangkat genggam diperkirakan bakal meningkatkan konsumsi daya listrik sebesar 50 persen. Kondisi lonjakan daya tersebut menuntut sistem pembuangan panas yang jauh lebih aktif dibandingkan metode pendinginan pasif konvensional. Pabrikan mengatasinya dengan merancang modul kipas pendingin mikro khusus untuk diintegrasikan ke dalam ekosistem smartphone modern.

Beberapa produsen smartphone berbasis sistem operasi Android asal China dilaporkan telah mulai mengadopsi teknologi kipas mikro tersebut. Langkah inovasi pendinginan aktif ini memposisikan perangkat smartphone sebagai lini terdepan dalam perkembangan teknologi komputasi masa depan. Melalui integrasi menyeluruh dari pusat data hingga smartphone Delta siap mengawal transformasi digital global secara aman.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *