Huawei Bawa Koneksi Satelit ke Smartphone Murah

Petinggi Huawei baru saja mengungkap kabar besar tentang teknologi komunikasi satelit canggih. Richard Yu membagikan informasi penting ini melalui sebuah video singkat di Weibo. Petinggi Huawei ini melempar pertanyaan menarik apakah koneksi satelit hanya untuk kondisi darurat saja. Pertanyaan ini rupanya menjadi isyarat kuat tentang adanya terobosan baru dari perusahaan.

Pihak perusahaan tampaknya akan segera membuka lembaran baru dalam teknologi komunikasi ini. Inovasi terbaru ini diyakini akan memberikan banyak manfaat langsung kepada para pengguna. Pabrikan tersebut bersiap membawa lebih banyak fitur untuk perangkat smartphone dan wearable. Berbagai peningkatan fitur canggih ini bertujuan untuk memberikan pengalaman konektivitas yang maksimal.

Selama ini jaringan seluler biasa ternyata hanya menjangkau sebagian kecil wilayah dunia. Yu menjelaskan bahwa cakupan jaringan konvensional saat ini kurang dari dua puluh persen. Pengguna smartphone masih sering mengalami kendala sinyal meskipun teknologi seluler terus berkembang. Kualitas rencana jaringan yang kurang memadai sering menjadi keluhan utama bagi pengguna.

Hadirnya komunikasi satelit diharapkan mampu menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah bottleneck. Koneksi satelit kini tidak hanya berfungsi secara proaktif di wilayah kota besar. Teknologi ini juga mampu menjangkau berbagai daerah terpencil yang minim akses internet. Masalah jaringan yang telah berlangsung bertahun tahun kini bisa diselesaikan dengan mudah.

Menurut Yu fitur canggih ini adalah kunci untuk membangun jaringan secara global. Pembangunan jaringan luas ini ditujukan agar tidak ada lagi zona area mati. Pengguna smartphone bisa terus terhubung tanpa perlu khawatir menghadapi hilangnya sinyal komunikasi. Kabar gembira lainnya adalah ketersediaan fitur unggulan ini untuk perangkat harga terjangkau.

Anda tidak perlu lagi membeli produk kelas atas untuk menikmati komunikasi satelit. Fasilitas menawan ini mulai dihadirkan pada smartphone murah serta perangkat jam tangan. Teknologi ini tidak lagi dibatasi hanya untuk perangkat flagship berspesifikasi sangat tinggi. Varian kelas atas seperti Mate dan Pura dulunya memonopoli kemampuan terhubung satelit.

Model kelas menengah seperti Nova dulunya juga menjadi perangkat khusus jaringan ini. Kini kemampuan komunikasi satelit secara bertahap menjadi standar baru pada perangkat pintar. Hal ini berarti perangkat seri Enjoy mungkin akan segera menerima pembaruan tersebut. Jaringan satelit akan saling bekerja sama dengan jaringan darat untuk memperluas jangkauan.

Kerja sama dua jenis jaringan ini memungkinkan pengguna menerima pesan teks dimanapun. Selain itu Yu juga menjelaskan mengenai terobosan besar dalam proses mengirim data. Transmisi menggunakan satelit orbit tinggi biasanya membuat proses pengiriman menjadi sangat sulit. Masalah pengiriman inilah yang kini menjadi tantangan utama untuk diselesaikan oleh Huawei.

Mengirim pesan suara berdurasi sepuluh detik saja membutuhkan proses kompresi cukup rumit. Pesan suara yang berukuran lebih dari seratus lima puluh kilobyte harus dikecilkan. Ukuran data perlu dikompres menjadi kurang dari satu kilobyte sebelum dikirimkan keluar. Huawei kini menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu memecahkan proses kompresi rumit.

Sistem cerdas akan mengekstrak fitur inti selama transmisi berlangsung agar prosesnya selalu lancar. Kecerdasan buatan memadatkan semua informasi penting menjadi sebuah format yang sangat ringkas. Format ringkas dan presisi ini kemudian langsung ditransmisikan melalui fasilitas komunikasi satelit. Alat dekoder canggih di titik penerima bertugas menyempurnakan rincian data yang baru masuk.

Sistem di bagian penerima akan segera memulihkan data kembali ke format aslinya. Yu sendiri menjabat sebagai ketua komite peninjauan investasi produk di dalam perusahaan. Beliau juga memimpin unit grup bisnis konsumen untuk merancang berbagai inovasi gawai. Jabatan penting ini sangat menentukan arah kebijakan penyediaan fitur kepada pengguna smartphone.

Sumber: HuaweiCentral

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *