Acer kembali memperluas portofolionya dengan memperkenalkan Predator ES Storm Pro di Las Vegas, Amerika Serikat. Produk ini ditujukan untuk pengguna perkotaan yang membutuhkan skuter listrik dengan performa lebih tinggi. Kehadirannya menegaskan komitmen Acer menghadirkan solusi mobilitas yang semakin relevan dengan kebutuhan kota modern.
Predator ES Storm Pro dirancang untuk perjalanan harian hingga rute kota yang lebih panjang. Skuter ini menyasar pengguna yang kerap menghadapi permukaan jalan tidak rata. Acer memposisikannya sebagai kendaraan praktis, tetapi tetap bertenaga dan fleksibel.
Dari sisi tenaga, Predator ES Storm Pro mengandalkan motor hub belakang berdaya 500 W. Output maksimalnya bisa mencapai 1200 W dengan sistem kelistrikan 48 volt. Kombinasi tersebut memungkinkan akselerasi responsif dan kecepatan stabil di berbagai kondisi jalan.
Acer juga menyertakan beberapa mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Pengguna bisa menyesuaikan karakter skuter untuk efisiensi atau performa. Pengaturan ini dirancang agar pengalaman berkendara terasa lebih personal dan adaptif.
Untuk mendukung kendali yang lebih baik, skuter ini dibekali ban tubeless 10 inci. Suspensi depan dan belakang turut disematkan demi menjaga stabilitas saat melintas jalan bergelombang. Sistem rem cakram belakang dengan eABS membantu pengereman tetap aman di area ramai.
Rangka aluminium menjadi fondasi utama Predator ES Storm Pro. Material ini membuat struktur skuter tetap kokoh namun relatif ringan. Desain lipatnya memudahkan penyimpanan dan transportasi, termasuk saat dibawa ke ruang publik.
Ketahanan juga menjadi perhatian Acer pada produk ini. Predator ES Storm Pro telah mengantongi peringkat IPX5 untuk perlindungan terhadap air. Fitur tersebut membuatnya lebih siap digunakan dalam kondisi cuaca perkotaan yang berubah.
Identitas Predator terlihat dari kehadiran pencahayaan RGB pada bodi skuter. Lampu ini membantu meningkatkan visibilitas saat berakselerasi atau mengerem. Acer menyebut pencahayaan tersebut juga mendukung aspek gaya bagi pengendara.
Skuter ini turut dilengkapi dudukan terintegrasi untuk tag pintar. Fungsinya memungkinkan pemasangan aksesori pelacak tambahan. Dengan begitu, pengguna memiliki opsi keamanan ekstra jika skuter hilang.
Dalam hal daya jelajah, Predator ES Storm Pro mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer sekali pengisian. Jarak ini ditujukan untuk mendukung mobilitas jarak menengah di kawasan perkotaan. Acer juga menyematkan sistem pengereman regeneratif KERS untuk membantu mengisi ulang energi.
Pengalaman berkendara diperkuat dengan konektivitas aplikasi Acer eMobility. Aplikasi ini menampilkan statistik perjalanan dan status kendaraan secara real time. Informasi baterai dan estimasi jarak tempuh tersisa dapat diakses langsung melalui ponsel.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna juga bisa menyesuaikan pengaturan skuter. Efek pencahayaan dapat dipersonalisasi sesuai preferensi. Fitur penguncian elektronik turut disediakan untuk mendukung keamanan sehari-hari.
Predator ES Storm Pro diperkenalkan secara global di Las Vegas. Acer menyebut spesifikasi, harga, dan ketersediaan akan berbeda di setiap wilayah. Informasi resmi untuk pasar Indonesia nantinya dapat diakses melalui situs Acer Indonesia.


