Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold7 sebagai senjata produktivitas bagi pebisnis. Lewat fitur AI Gemini Deep Research dan Note Assist, riset pasar hingga strategi eksekusi bisa dilakukan dalam satu perangkat besar. Teknologi ini dirancang agar para profesional dan pemilik usaha bekerja lebih cerdas dan efisien.
Di tengah tekanan persaingan bisnis yang dinamis, hanya punya ide saja tak cukup. Informasi riset yang tersebar di banyak tab browser seringkali menyulitkan proses pengambilan keputusan. Galaxy Z Fold7 hadir untuk menjawab tantangan itu: Gemini Deep Research menarik data dari ratusan sumber tepercaya, lalu menyusunnya jadi analisis komprehensif dalam hitungan detik.
Setelah riset selesai, Galaxy AI-nya tidak berhenti di situ. Fitur Note Assist otomatis merapikan catatan riset menjadi poin-poin yang rapi dan mudah dibagikan ke tim. Ia juga bisa mengecek ejaan, merangkum dokumen panjang, dan menerjemahkan catatan ke bahasa lain jika diperlukan. Kombinasi ini mendukung alur kerja kreatif sekaligus strategis dalam satu layar besar Fold7.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, tantangan bisnis bukan lagi hanya soal ide, tetapi soal bagaimana mengolah informasi menjadi keputusan nyata. Dengan Galaxy Z Fold7, Samsung ingin memberikan “asisten pribadi” berbasis AI yang membuat proses panjang riset-eksekusi jadi lebih ringkas dan tajam.
Contohnya, seorang pemilik brand parfum pria bisa memberi prompt riset seperti: “Coba teliti tren aroma pria di media sosial seperti TikTok dan Instagram, identifikasi bundling aroma populer dan strategi pemasaran digital.” Dalam hitungan detik, Gemini Deep Research akan menyajikan tren aroma, kemasan yang digemari, dan rekomendasi kampanye.
Setelah itu, pemilik brand bisa langsung menyalin semua hasil riset ke Samsung Notes di Fold7. Di sana, Note Assist membantu menyusun strategi peluncuran, memperbaiki format catatan, serta merangkum poin-poin penting agar siap dipresentasikan. Ini memungkinkan alur kerja yang mulus dari analisis tren hingga eksekusi rencana bisnis tanpa berpindah-perangkat.
Soal harga, Galaxy Z Fold7 tersedia di Indonesia dalam beberapa varian: 16GB/1TB (Rp 34.999.000), 12GB/512GB (Rp 31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp 28.499.000). Pilihan warna mencakup Blue Shadow, Silver Shadow, Jet Black, dan Mint (warna Mint eksklusif di situs resmi Samsung Indonesia). Ada promo menarik juga. Dari 14 November hingga 10 Desember 2025, pembeli bisa mendapatkan benefit hingga Rp 5,7 juta. Paket ini mencakup akses Google AI Pro gratis selama 6 bulan, program trade-in, dan cicilan 0% hingga 24 bulan mulai dari Rp 1 juta per bulan.
Secara keseluruhan, Galaxy Z Fold7 bukan sekadar ponsel lipat biasa. Bagi pebisnis dan profesional yang butuh alur kerja riset hingga eksekusi dalam satu flatform, smartphone ini bisa jadi alat andalan. AI-nya menjembatani analisis data dan pencatatan strategis, membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan terstruktur.



