Signify Buka Philips Lighting Store Pertama di Bali

Pertumbuhan kebutuhan pencahayaan di Bali kini semakin pesat seiring perkembangan gaya hidup masyarakat setempat. Masyarakat memerlukan tata cahaya untuk meningkatkan kenyamanan, estetika, fungsi, serta karakter setiap bangunan. Kebutuhan ini terlihat nyata pada hunian pribadi, villa, hingga properti komersial sektor hospitality. Lampu tidak lagi hanya berfungsi menerangi ruangan, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman.

Melihat potensi tersebut, Signify resmi membuka Philips Lighting Store Denpasar di kawasan Atika Galeria. Toko ini menjadi gerai Philips Lighting Store pertama yang beroperasi di luar Pulau Jawa. Sebelumnya, Signify telah menghadirkan konsep toko pencahayaan serupa bagi para konsumen di Surabaya. Kehadiran toko baru ini bertujuan memenuhi kebutuhan pencahayaan yang terus berkembang di Bali.

Gerai anyar ini berlokasi di Jalan Gatot Subroto Tengah Nomor 309, Dauh Puri Kaja. Lokasi strategis di Denpasar Utara tersebut siap melayani para pemilik hunian serta praktisi profesional. Pengunjung dapat menemukan hingga dua ratus solusi pencahayaan dekoratif, fungsional, dan smart lighting.

Seluruh koleksi produk dikurasi khusus untuk memenuhi kebutuhan area dalam maupun luar ruangan. Arsitektur khas Bali sering kali menggabungkan konsep ruang indoor dan outdoor secara menyatu. Karakter tradisi dan budaya lokal menjadi dasar penting dalam menentukan tata cahaya yang sesuai. Pencahayaan yang tepat mampu melengkapi keindahan arsitektur sekaligus menegaskan gaya hidup penghuninya.

Berbeda dengan toko lampu konvensional, toko ini memberikan pengalaman berbelanja yang interaktif. Konsumen bisa melihat, mencoba, dan membandingkan langsung berbagai aplikasi produk di lokasi. Pengunjung dapat menguji tingkat kecerahan serta variasi temperatur warna cahaya sebelum membeli. Fasilitas simulasi room settings dihadirkan untuk membantu visualisasi penerapan lampu pada ruang nyata.

Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan layanan konsultasi personal yang disesuaikan secara khusus. Sesi konsultasi ini mempertimbangkan aspek kebutuhan ruang, jenis aktivitas, konsep desain, hingga anggaran. Layanan tersebut sangat berguna bagi pemilik rumah maupun para pengembang proyek properti di Bali. Fasilitas ini juga menyasar arsitek, desainer interior, pengembang villa, kontraktor, serta manajer properti.

President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono, memberikan pandangannya terkait pembukaan toko ini. Beliau menyatakan bahwa karakter arsitektur Bali menjadi pertimbangan utama dalam menghadirkan solusi pencahayaan. Kehadiran variasi produk memungkinkan profesional dan konsumen merasakan langsung kualitas lampu sebelum memilih.

Pengembangan retail ini didasari pemahaman Signify mengenai perubahan gaya hidup konsumen secara global. Perusahaan berkode saham LIGHT di Euronext ini menyadari pentingnya peran rumah bagi aktivitas personal. Oleh karena itu, penyediaan toko fisik menjadi langkah nyata untuk memberikan pelayanan retail yang relevan. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan inspirasi pencahayaan bagi seluruh masyarakat di Pulau Dewata.

Pandangan lain juga disampaikan oleh Andri Saputra selaku Arsitek sekaligus Founder dari Lumbung Architect. Menurut Andri, pencahayaan bukan sekadar elemen pelengkap, melainkan bagian utama dari atmosfer sebuah ruang. Pemilihan intensitas, arah cahaya, dan temperatur warna sangat memengaruhi penampakan detail material arsitektur. Eksplorasi sejak awal membantu para perancang menyelaraskan lampu dengan konsep keseluruhan bangunan secara sempurna.

Kehadiran Philips Lighting Store Denpasar diharapkan dapat memudahkan perancangan tata cahaya secara lebih matang. Kini para perancang dapat mempertimbangkan aspek pencahayaan sejak tahap awal perancangan desain sebuah proyek. Masyarakat Bali dapat mendatangi toko ini untuk menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman dan personal.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *