Selain smartphone, realme juga dikenal dengan produk audio-nya yang sebagian besar adalah True Wireless Stereo atau TWS. Kali ini, Hyperbit kedatangan realme Buds Air8, sebuah TWS dengan desain in-ear yang dijual dengan harga menengah. Walaupun dengan harga yang tergolong kompetitif, realme juga menawarkan beberapa fitur premium yang sering ada di TWS dengan harga mahal.
TWS yang satu ini mengunggulkan fitur Ultra Depth Active Noise Cancelling hingga 55dB. Hal tersebut tentu saja sangat diperlukan karena TWS kerap kurang enak digunakan saat berada di luar ruangan karena kebisingan di sekitar. Dengan fitur AI Adaptive Noise Cancellation ini, Buds Air8 digadang bisa meredam suara bising di sekitar secara optimal.
Realme Buds Air8 yang di-review kali ini juga menggunakan Premier Dual Drivers dengan dimensi 11 mm dan 6 mm. Hal tersebut tentu saja membuat suara perangkat ini bakal lebih bagus dan detail dibandingkan dengan perangkat sejenis di pasaran yang memakai driver tunggal. Konektivitasnya sendiri sudah menggunakan bluetooth 5.4 terbaru dengan codec LHDC 5.0.
realme menjanjikan daya tahan baterai yang sangat panjang pada TWS yang satu ini, yaitu sekitar 58 jam total pemutaran. Selain itu, perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP55 yang tahan dengan percikan air dan debu, sehingga cocok untuk mereka yang gemar berolah raga.
Review Desain realme Buds Air8
Realme Buds Air8 mengusung desain Emerald-Cut yang dirancang oleh Naoto Fukasawa, memberikan tampilan premium dan minimalis. Case-nya memiliki bentuk yang ergonomis dan mudah digenggam. Material yang digunakan terasa solid dengan finishing matte yang tidak mudah meninggalkan jejak sidik jari. Di sisi bodi case terdapat sebuah tombol fisik untuk pairing, yang terintegrasi dengan mulus pada desainnya.
Berbeda dengan model half in-ear, realme Buds Air8 mengadopsi desain in-ear lengkap dengan ujung silikon (eartips). Secara pribadi, saya lebih menyukai desain in-ear seperti ini karena suara yang diproduksi oleh driver bisa tersalurkan secara maksimal ke dalam rongga telinga sekaligus memberikan isolasi suara pasif yang sangat baik. Realme juga menyediakan beberapa pilihan ukuran silikon di dalam paket penjualannya agar pengguna bisa menyesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.
Saat dikenakan, realme Buds Air8 terasa sangat snug alias pas menempel di telinga. Desain ergonomisnya membuat earbud ini tidak mudah terlepas, bahkan ketika digunakan sambil bergerak aktif. Bobotnya pun dirancang sangat ringan, sehingga pemakaian dalam waktu berjam-jam tidak akan memicu rasa pegal pada daun telinga.
Sistem navigasinya mengandalkan area sentuh yang terletak pada bagian tangkai luar earbud. Berbagai perintah sentuhan, seperti menaikkan volume, berpindah lagu, hingga mengubah mode ANC, responsif ketika diketuk.
Sama seperti ekosistem realme lainnya, TWS ini sudah mendukung protokol Google Fast Pair. Begitu tutup case dibuka, layar smartphone akan langsung menampilkan pop-up koneksi. Untuk pengaturan lebih mendalam, perangkat ini terintegrasi sempurna dengan aplikasi realme Link di mana pengguna bisa mengutak-atik Equalizer, tingkat ANC, hingga menyalakan Game Mode.
Pengalaman menggunakan realme Buds Air8
Berkat kehadiran konfigurasi dual driver 11mm dan 6mm, kualitas audio yang disajikan oleh realme Buds Air 8 di rentang harga menengah ini sangat memukau. Namun, tentu saja ada syarat dan ketentuan yang berlaku agar suaranya maksimal. S&K utamanya adalah pengguna harus menggunakan ukuran eartips silikon yang paling pas agar lubang telinga tertutup rapat tanpa celah udara.
Saat pertama kali me-review realme Buds Air8, proses integrasi dengan aplikasi realme Link berjalan dengan sangat mulus. Perangkat lunaknya langsung mendeteksi kehadiran TWS tanpa harus menunggu berhari-hari, dan saya pun bisa langsung mengunduh pembaruan firmware terbaru yang tersedia untuk meningkatkan stabilitas. Koneksinya terbilang sangat stabil berkat Bluetooth 5.4. Sinkronisasi Buds Air 8 dengan smartphone berjalan sempurna. Fitur koneksi ganda (3-device connection) juga bekerja sangat mulus, memudahkan saya berpindah perangkat tanpa kerumitan berarti.
Saya bisa merasakan separasi instrumen yang sangat baik saat memutar trek audio resolusi tinggi, berkat dukungan codec LHDC 5.0 dengan menggunakan lagu terbaru Bruno Mars, Risk It All. Kualitas suara Realme Buds Air8 tergolong impresif untuk kelas mid-range. Bass terdengar kuat dan dalam tanpa terasa berlebihan, sementara mid menghadirkan kejernihan dengan vokal yang natural. Treble juga cukup detail berkat dukungan tweeter 6mm, sehingga memberikan nuansa suara yang lebih hidup.
Soundstage terasa cukup luas untuk ukuran TWS in-ear, dan separation antar instrumen terjaga dengan baik berkat penggunaan dual driver. Secara keseluruhan, karakter suara ini membuat Realme Buds Air8 cocok digunakan untuk berbagai genre musik, mulai dari pop, rock, hingga EDM. Bass yang punchy mampu memberikan energi pada lagu tanpa menutupi detail mid dan treble, sehingga pengalaman mendengarkan tetap seimbang dan menyenangkan. Namun, saya lebih menyukai suaranya pada saat profile Clear Bass dinyalakan, karena terasa meningkatkan clarity.
Untuk gamers, Realme Buds Air8 menawarkan 45ms low latency mode yang memastikan sinkronisasi audio dan video tetap akurat. Fitur ini sangat berguna saat bermain game kompetitif atau menonton video. Hal ini juga saya coba dengan bermain Valorant di PC, dan memang suara yang ada tidak terasa ada delay.
TWS yang ssatu ini juga dilengkapi dengan AI Translator dan AI ENC untuk panggilan. Fitur AI ENC membantu mengurangi noise saat melakukan panggilan telepon, sehingga suara lebih jelas terdengar oleh lawan bicara. AI Translator pada realme Buds Air8 memungkinkan terjemahan suara real‑time langsung lewat TWS tanpa harus membuka aplikasi terpisah, sehingga praktis untuk percakapan lintas bahasa saat perjalanan atau meeting.
Baterai dari TWS ini memang cukup panjang. Saya bisa mendengarkan musik dan lagu hingga sekitar lima jam-an. Hasil ini tentu akan bertambah saat earpiece dimasukkan ke case yang memiliki baterai 530 mAh ini. Realme sendiri menjanjikan total penggunaan TWS ini yang bisa mencapai 58 jam.
Saya pun tidak lupa menguji TWS ini untuk lari-lari sore. Terbukti bahwa desain in-ear-nya memastikan TWS ini tetap berada di posisinya dan tidak mudah terlepas meski terguncang hebat saat berlari. Semua pengalaman tersebut menjadikan realme Buds Air 8 opsi yang amat cocok bagi mereka yang menyukai profil in-ear, dan ingin menggunakannya untuk berbagai kegiatan berkat suara Hi-Res serta fitur ANC ampuh tanpa harus memberatkan kantung.
Kesimpulan
Membeli sebuah TWS saat ini memang sangat mudah, karena cukup banyak pabrikan yang menawarkannya dengan harga murah. Namun memang, harga yang murah tersebut jarang sekali diimbangi dengan deretan fitur ala flagship. realme Buds Air 8 merupakan salah satu TWS yang sanggup mendobrak batasan tersebut dengan menawarkan kombinasi suara memukau, peredam bising kelas atas, dan harga masuk akal.
Audio yang dilantunkan oleh TWS ini sangat detail dan bertenaga. realme berhasil meracik keseimbangan suara yang apik antara bass yang punchy dan vokal yang jernih berkat pendorong ganda. Latensi rendah untuk bermain gim juga patut diacungi jempol karena sanggup menghantarkan efek suara secara real-time. Namun, kenikmatan maksimal perangkat ini tentu bergantung dari pemilihan silikon telinga sang pengguna.
realme menjual Buds Air 8 dengan harga Rp. 699.000 saja. Melalui harga yang cukup terjangkau tersebut, pengguna sudah bisa menikmati kualitas audio beresolusi tinggi, fitur AI Translator, serta peredam bising 55dB yang biasanya hanya ada pada TWS dengan harga dua kali lipat lebih mahal. Jadi, bagi Anda yang sedang mencari TWS bergaya in-ear, Anda wajib memasukkan realme Buds Air 8 ke dalam daftar belanja.
Pro
- Desain elegan hasil kolaborasi Naoto Fukasawa
- Kualitas suara detail dan jernih berkat Dual Drivers serta LHDC
- Fitur ANC 55dB yang sangat ampuh meredam kebisingan
- Bisa terhubung mulus dengan aplikasi realme Link
Cons
- Tidak mendapatkan kabel USB-C di paket penjualan
- Model Spatial hanya bisa dengan AAC dan tidak bisa dengan LHDC








Fix ga mikir panjang, lagi cari TWS terus nemu ini. auto ke shopee gas
beneran lhdc ini?